Suara.com - Pelatih Bahrain, Dragan Talajic, melontarkan sindiran menohok kepada Timnas Indonesia, karena saking banyaknya pemain naturalisasi keturunan dari Belanda.
Dragan Talajic turut menyoroti persiapan Timnas Indonesia dalam lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Seperti yang diketahui bersama, Timnas Indonesia akan melakoni dua pertandingan di bulan Maret ini, melawan Australia dan Bahrain.
Termasuk menambah amunisi dari para pemain keturunan yang dinaturalisasi, yang kebetulan banyak berasal dari Belanda.
Tiga pemain keturunan resmi berstatus WNI dan hanya tinggal menunggu panggilan Patrick Kluivert untuk persiapan timnas.
Para pemain yang dimaksud antara lain Dean James, Joey Pelupessy dan Emil Audero Mulyadi yang telah menjalani sumpah WNI di KBRI Roma.
Ketiga pemain tersebut dipastikan masuk dalam daftar 30 pemain yang dipanggil Kluivert dan segera bergabung ke skuad.
Dragan Talajic tak bisa memungkiri perasaan khawatirnya jelang melawan Indonesia karena pemain naturalisasi yang bergabung.
Menurutnya, Indonesia selalu menaturalisasi dua atau tiga pemain baru jelang melakoni pertandingan, itu sudah seperti kebiasaan.
Baca Juga: Antusias Pimpin Latihan Timnas Indonesia, Patrick Kluivert: Saya Tidak Sabar
Ia bahkan berkelakar bahwa lawan yang akan dihadapi Bahrain nanti bukan Indonesia, melainkan Belanda, saking banyaknya pemain naturalisasi.
Meski begitu, Talajic juga sesumbar bahwa Bahrain tidak akan takut dengan Indonesia, dan akan berjuang demi kemenangan.
"Melawan Indonesia, setiap kali ada dua atau tiga pemain baru dalam daftar. ekarang, ada satu kiper baru dari Serie A dan dua lagi dari Liga Belanda, sepertinya kami akan bermain melawan Belanda," kata Dragan Talajic.
"Tetapi kami siap untuk apa pun. Kami akan menunjukkan apa yang bisa kami lakukan, dan kami tidak takut," imbuhnya.
Rasa percaya diri Talajic memang besar, seiring kesuksesan Bahrain yang baru saja menjuarai Piala Teluk 2025.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Antusias Pimpin Latihan Timnas Indonesia, Patrick Kluivert: Saya Tidak Sabar
-
Septian Bagaskara Tidak Menyangka Dipanggil Timnas Indonesia, Ungkap Harapannya
-
Jordy Kluitenberg Resmi Jadi Analis Pertandingan Timnas Indonesia?
-
Masih Bersyarat Dinaturalisasi, Nilai Pasar Pemain Berdarah Jawa Lebih Mahal dari Skuad Timnas Indonesia
-
Pemain Tertua Bahrain Congkak Sudah Tahu Cara Kalahkan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur