Suara.com - Elkan Baggott, bek Timnas Indonesia yang saat ini berkarier di Eropa, tengah menghadapi tantangan besar setelah memutuskan untuk menolak panggilan Timnas Indonesia demi fokus di klubnya, Blackpool. Elkan Baggott malah menghilang dalam pertandingan.
Keputusan ini awalnya diambil agar ia bisa lebih banyak mendapatkan menit bermain, namun realitas yang terjadi justru tak sesuai dengan harapannya.
Penolakan Panggilan Timnas Indonesia
Keputusan Elkan Baggott untuk tidak bergabung dengan skuad Garuda dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi perbincangan di kalangan penggemar sepak bola Indonesia.
Informasi ini pertama kali diungkap oleh pengamat sepak bola Tanah Air, Ronny Pangemanan, melalui kanal YouTube pribadinya.
Menurut laporan, Patrick Kluivert selaku bagian dari tim kepelatihan Timnas Indonesia telah menghubungi Elkan untuk menanyakan kesiapan fisiknya.
Namun, bek berusia 22 tahun tersebut memilih untuk tetap bertahan di klubnya dengan alasan ingin memulihkan performa setelah mengalami cedera panjang.
Meski menolak panggilan kali ini, bukan berarti Elkan menutup kemungkinan untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia di masa mendatang.
Elkan Baggott masih berambisi membela skuad Garuda dalam ajang-ajang selanjutnya.
Baca Juga: Statistik Impresif Jay Idzes Bikin Napoli Frustrasi, Modal Berharga Jelang Hadapi Australia
Harapan Tak Sejalan dengan Kenyataan
Sayangnya, meskipun memilih bertahan di klub untuk meningkatkan menit bermain, realita di lapangan justru berkata lain.
Dalam laga terbaru Blackpool melawan Cambridge United pada pekan ke-26 Liga Inggris kasta kedua, Elkan Baggott hanya duduk di bangku cadangan tanpa diberi kesempatan bermain satu menit pun.
Laga yang berlangsung di Bloomfield Road itu berakhir dengan kemenangan Blackpool 2-1.
Namun, absennya Elkan Baggott dalam daftar starter menjadi sorotan. Bahkan, ini bukan kali pertama ia mengalami situasi tersebut.
Sebelumnya, dalam pertandingan melawan Barnsley, namanya juga tak masuk dalam susunan pemain utama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Baru 25 Menit Spanyol Pesta Gol ke Gawang Arab Saudi, Mikel Oyarzabal Borong Gol
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya