Dengan jumlah poin ini, Indonesia kemungkinan besar tetap berada di peringkat kedua klasemen grup dan memastikan diri lolos ke Piala Dunia tanpa melalui babak playoff.
3. 2 Kali Menang
Dalam skenario ini, Timnas Indonesia meraih kemenangan atas Bahrain dan China, mengalami kekalahan dari Jepang, serta bermain imbang melawan Arab Saudi.
Dengan total 13 poin, posisi kedua di grup masih dapat diamankan, yang berarti tiket langsung ke Piala Dunia tetap berada dalam genggaman.
4. 3 Kali Imbang
Jika Indonesia hanya mampu mengalahkan China tetapi sukses menahan imbang Bahrain, Jepang, dan Arab Saudi, maka total poin yang dikumpulkan adalah 12.
Dengan hasil ini, Indonesia tetap berpeluang finis di posisi kedua klasemen grup, tergantung pada hasil pertandingan tim-tim lain.
5. 2 Kali Kalah
Dalam skenario terakhir ini, Timnas Indonesia meraih kemenangan atas Bahrain dan China, tetapi mengalami kekalahan dari Jepang dan Arab Saudi.
Baca Juga: 11-12 dengan Shin Tae-yong, Ini Menu Latihan Patrick Kluivert ke Pemain Grade A Timnas Indonesia
Meski mengumpulkan 12 poin, peluang Indonesia lolos otomatis akan bergantung pada hasil pertandingan tim pesaing lainnya di grup.
Peluang Sejarah untuk Timnas Indonesia
Dari lima skenario di atas, terlihat bahwa Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk menembus Piala Dunia 2026.
Kunci utama keberhasilan terletak pada hasil pertandingan melawan Bahrain dan China, yang dianggap sebagai lawan yang masih bisa dikalahkan oleh skuad Garuda.
Selain itu, tim harus berusaha mencuri poin dari tim-tim kuat seperti Jepang dan Arab Saudi agar tetap berada dalam jalur lolos otomatis.
Dukungan penuh dari para suporter di Tanah Air juga akan menjadi faktor penting dalam perjalanan Indonesia.
Dengan kombinasi strategi yang tepat, kerja keras para pemain, serta dukungan penuh dari masyarakat, impian tampil di Piala Dunia bukan lagi sekadar angan-angan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey