Suara.com - Timnas Indonesia tengah bersiap menghadapi laga krusial melawan Australia dalam babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, absennya salah satu pemain kunci, Asnawi Mangkualam, dari daftar skuad yang dipanggil oleh pelatih Patrick Kluivert menimbulkan pertanyaan di kalangan penggemar sepak bola nasional.
Pelatih asal Belanda itu memberikan tanggapan singkat terkait keputusannya tersebut dalam sesi konferensi pers yang digelar di Sydney pada Rabu (19/3).
Patrick Kluivert menyatakan bahwa dirinya sudah cukup puas dengan 29 pemain yang dipilih untuk menghadapi Australia dan Bahrain.
Baginya, yang terpenting adalah menatap laga yang akan datang dan memaksimalkan komposisi yang ada.
"Tidak, tidak. Ada banyak pemain yang tidak masuk skuad tapi yang paling penting adalah laga besok bukan tentang pemain yang tidak masuk skuad. Saya senang dengan pilihan saya di dalam skuad dan menatap laga besok," kata Patrick Kluivert dalam Jumpa Pers di Sydney, Rabu (19/3/2025).
Dalam skuad terbaru Timnas Indonesia, posisi bek kanan yang biasa ditempati Asnawi kini dipercayakan kepada Kevin Diks, Sandy Walsh, dan Eliano Reijnders.
Ketiga pemain ini akan bersaing untuk mengisi satu tempat utama dalam susunan tim.
Keputusan ini memperlihatkan bagaimana Patrick Kluivert memiliki preferensi tersendiri dalam strategi permainan yang diterapkannya.
Asnawi Mangkualam merupakan salah satu nama yang selalu menjadi andalan di bawah kepemimpinan pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong.
Baca Juga: Fun Fact: Patrick Kluivert Kalahkan Pelatih Australia 2-0 Pada 2 Dekade Lalu
Pemain yang kini membela Port FC di Liga Thailand itu menjadi bagian integral dari skema permainan Timnas Indonesia.
Namun, dengan pergantian pelatih, beberapa perubahan strategi dan komposisi pemain pun terjadi.
Mengenai proses adaptasi para pemain terhadap gaya kepelatihannya, Patrick Kluivert optimistis bahwa segalanya berjalan dengan baik.
Patrick Kluivert menyebut sesi latihan Timnas Indonesia berlangsung sangat positif, dan para pemain menunjukkan antusiasme serta kemampuan untuk memahami sistem yang diterapkan.
Sejak ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia, Kluivert dihadapkan pada tantangan besar dalam membawa Garuda tampil kompetitif di panggung internasional.
Dengan target lolos ke Piala Dunia 2026, setiap keputusan yang diambilnya akan menjadi sorotan, termasuk pemilihan pemain untuk skuad utama. Absennya Asnawi bisa jadi merupakan bagian dari strategi jangka panjang yang sedang disusun oleh sang pelatih.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok