Suara.com - Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan besar dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pada laga yang akan berlangsung di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025) pukul 16.10 WIB, skuad Garuda dijadwalkan bertemu Timnas Australia dalam matchday ketujuh Grup C. Di balik itu, Timnas Indonesia dihantui rekor buruk selama 44 tahun. Apa itu?
Pertandingan ini menjadi krusial bagi Indonesia, yang ingin memperbesar peluang lolos ke putaran final. Namun, ada catatan yang kurang menyenangkan bagi skuad asuhan Patrick Kluivert: Indonesia sudah 44 tahun tidak pernah menang melawan Australia.
Rekor Buruk Timnas Indonesia vs Australia
Berdasarkan data dari Transfermarkt, Timnas Indonesia dan Australia telah berhadapan sebanyak 16 kali dalam berbagai ajang internasional.
Dari jumlah tersebut, The Socceroos mencatat dominasi mutlak dengan meraih 10 kemenangan, sementara empat laga lainnya berakhir imbang. Ini berarti Indonesia hanya mampu meraih kemenangan dalam dua kesempatan.
Kemenangan pertama Indonesia atas Australia terjadi pada ajang Pra-Olimpiade 1960. Saat itu, Garuda berhasil menaklukkan tim lawan dengan skor 2-0.
Sedangkan kemenangan kedua terjadi dalam Kualifikasi Piala Dunia 1982, ketika gol tunggal Herry Riswanto pada menit ke-88 memastikan kemenangan 1-0 bagi Indonesia. Sayangnya, sejak kemenangan tersebut, Indonesia tak lagi mampu mengalahkan Australia dalam pertandingan resmi.
Paceklik Kemenangan Selama 44 Tahun
Setelah kemenangan terakhir pada 1981, Timnas Indonesia mengalami kesulitan setiap kali berhadapan dengan Australia.
Baca Juga: Prediksi Line Up Timnas Indonesia vs Australia, Ditunggu Duet Thom Haye - Joey Pelupessy!
Bahkan, kekalahan terbesar dialami dalam pertemuan terbaru di babak 16 besar Piala Asia 2023, yang berakhir dengan skor 0-4 di Qatar pada Januari 2024. Kekalahan ini semakin menegaskan kesenjangan kualitas antara kedua tim.
Selain itu, Indonesia selalu gagal meraih hasil positif setiap kali bertandang ke Australia. Setiap pertandingan yang berlangsung di negeri Kanguru selalu berakhir dengan kemenangan bagi tim tuan rumah. Catatan buruk ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Garuda dalam laga mendatang.
Peluang Indonesia Memutus Tren Negatif
Meskipun catatan sejarah tidak berpihak kepada Indonesia, peluang untuk mencetak kejutan tetap terbuka.
Australia kali ini tidak akan tampil dengan kekuatan penuh, lantaran beberapa pemain kunci mereka mengalami cedera dan harus absen. Kondisi ini bisa dimanfaatkan oleh Indonesia yang datang dengan skuad terbaiknya.
Timnas Indonesia saat ini memiliki sejumlah pemain muda berbakat serta beberapa pemain naturalisasi yang diharapkan mampu memberikan perlawanan sengit.
Strategi yang tepat dari Patrick Kluivert akan menjadi kunci bagi Garuda dalam upaya mencuri poin di Sydney.
Misi Besar Timnas Indonesia
Laga melawan Australia bukan hanya soal memperbaiki catatan pertemuan, tetapi juga menjadi kesempatan emas untuk menjaga peluang lolos ke Piala Dunia 2026.
Jika Indonesia mampu tampil solid dan disiplin, bukan tidak mungkin rekor buruk selama 44 tahun terakhir bisa diakhiri.
Dukungan dari para suporter juga menjadi faktor penting dalam laga ini. Meski bermain di kandang lawan, semangat pantang menyerah harus tetap menyala di dalam diri para pemain.
Mampukah Timnas Indonesia mencetak sejarah baru dan menumbangkan Australia? Jawabannya akan terungkap dalam duel sengit di Sydney Football Stadium.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Jaga Keamanan Piala Dunia 2026, Meksiko Kerahkan Robot Anjing Atasi Perusuh
-
Bobotoh Away Day ke Thailand, Bojan Hodak Senang Persib Tak Sendirian
-
Tak Takut Tekanan Tuan Rumah! Teja Paku Alam: Persib Pulang ke Bandung dengan Oleh-oleh Kemenangan
-
Viktor Gyokeres Mulai Panas di Arsenal, Benar-benar Tajam atau Ilusi Semata?
-
MU Punya Pesaing Berat! Juventus Ikutan Kejar Sandro Tonali, Newcastle Jual Mahal
-
Arne Slot Frustrasi! Liverpool Menyerah Kejar Tiket ke Liga Champions?
-
Jadwal Padat Gattuso Demi Tiket Piala Dunia 2026: Tanpa TC, Keliling Dunia Temui Pemain
-
Real Madrid Banyak Protes Soal Wasit, Presiden Interim Barcelona Kasih Sindiran Menohok
-
Masih Ingat Sylvano Comvalius? Eks Striker Bali United Itu Latih Pemain Keturunan Indonesia