Suara.com - Video saat Shin Tae-yong ‘War’ takjil beredar luas di jagat media sosial saat Timnas Indonesia bertarung melawan Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis (20/3).
Video pelatih asal Korea Selatan itu tengah ‘War’ takjil muncul di dunia maya pasca Timnas Indonesia bersama pelatih barunya, Patrick Kluivert, menelan kekalahan telak 1-5 dari Australia.
Dalam video tersebut, tampak Shin Tae-yong mengenakan baju batik dan tengah membeli takjil yang diduga adalah minuman berupa kolak atau es campur.
Tak hanya itu saja, pelatih berusia 54 tahun itu juga terlihat menenteng sebuah kantong plastic yang diduga adalah jajanan gorengan.
Sontak momen Shin Tae-yong ‘War’ takjil ini mengundang reaksi netizen yang menyebut bahwa eks pelatih Timnas Korea Selatan itu lebih memilih mencari takjil ketimbang menonton Timnas Indonesia.
“Lebih pilih war takjil ketimbang nonton bola,” tulis komentar akun @y****e.
“Tolong belikan coach baru kita ((Patrick Kluivert) takjil, lagi pusing kepala dia skrng,” tulis komentar akun @b***i.
Meski begitu, belum diketahui apakah momen Shin Tae-yong ‘War’ takjil merupakan video lama atau terjadi saat Timnas Indonesia bertanding melawan Australia, Kamis (20/3).
Hanya saja, hadirnya video Shin Tae-yong tengah ‘War’ takjil ini dianggap sindiran untuk Timnas Indonesia dan Patrick Kluivert yang tumbang secara mengenaskan dengan skor 1-5 dari Australia.
Baca Juga: Respon Kiper Australia saat Kevin Diks Gagal Eksekusi Penalti: Kalau Gol Maka
Di laga kontra Australia itu, gawang Timnas Indonesia dibobol lima kali lewat Brace Jackson Irvine dan satu gol dari Martin Boyle, Nishan Velupillay, dan Lewis Miller.
Adapun satu-satunya gol Timnas Indonesia dibuat oleh Ole Romeny pada menit ke-78. Gol tersebut sekaligus menandai debutnya bersama tim Merah Putih.
Kekalahan telak ini membuat nama Shin Tae-yong kembali digaungkan netizen. Mayoritas netizen mengutuk keputusan PSSI memecatnya dan menunjuk Patrick Kluivert pasca kekalahan telak itu.
Banyak anggapan jika Shin Tae-yong tak digantikan Patrick Kluivert, skuad Garuda tak akan kalah dengan skor telak dari Australia, atau bahkan bisa meraih hasil positif dari tim berjuluk Socceroos itu.
Terlebih Shin Tae-yong sudah membuktikan kapasitasnya dengan menahan imbang Australia yang dihuni banyak pemain utamanya di pertemuan pertama pada September 2024 lalu.
Kini nasi telah menjadi bubur. Keputusan PSSI memecat Shin Tae-yong dan menggantikannya dengan Patrick Kluivert membuat Timnas Indonesia terancam gagal lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Ryo Matsumura Bersinar, Bhayangkara FC Siap Permanenkan dari Persija Jakarta
-
Persija Pincang Lawan Dewa United, Mauricio Souza Tetap Percaya Diri
-
Misi Dewa United Saat Hadapi Persija Jakarta Tidak Main-main
-
Duel Borneo FC vs Persib Bandung Tak Menarik untuk Pelatih Persija Jakarta
-
Sosok Asal Inggris Resmi Gabung Timnas Indonesia
-
Persiapan Ideal,Fabio Lefundes Pastikan Borneo FC Siap Hadapi Persib Bandung
-
Federico Barba Sebut Borneo FC Berada di Bawah Tekanan
-
Swiss Open 2026: Terhenti di Semifinal, Amri/Nita Beberkan Akar Masalahnya
-
Persib Bandung Siap Hadapi Borneo FC, Bojan Hodak Targetkan Hasil Positif
-
Cuek Dewa United Gagal di Asia, Persija Jakarta Fokus pada Target di BRI Super League