Hal itu diketahui saat rapat kerja (raker) Komisi III DPR RI dengan Menpora saat proses naturalisasinya.
Sang ayah lahir di Indonesia pada 6 Februari 1958 di Meulaboh, Aceh.
Sementara sang ibu adalah Tamara Verdonk yang lahir di Dordrecht pada 18 September 1975.
Meski begitu, Calvin Verdonk mengaku bahwa dirinya tumbuh tanpa kehadiran sang ayah dan beranjak dewasa bersama sang ibu.
Kisah ini diceritakan oleh bek berusia 27 tahun itu saat diwawancarai oleh NEC Nijmegen dalam acara bincang-bincang bersama rekan setimnya, Koki Ogawa.
Dalam acara bincang-bincang yang diunggah kanal YouTube N.E.C TV itu, Calvin Verdonk mengaku bahwa dirinya adalah setengah Belanda, setengah Indonesia.
Darah Indonesia didapat dari sang ayah. Hanya saja, ia tumbuh berkembang tanpa kehadiran sosok sang ayah dan hanya tumbuh bersama sang ibu.
“Ayah saya berasal dari Indonesia, tapi saya tumbuh dengan ibu saya. Jadi itu sedikit berbeda bagi saya,” buka Calvin Verdonk.
“Saya merasa separuh orang Indonesia dan separuh orang Belanda, jadi rasanya hebat bisa menjadi bagian tim nasional di sana (Indonesia),” lanjutnya.
Baca Juga: Terbang ke Indonesia, Miliano Jonathans Jadi Naturalisasi Baru Timnas Indonesia?
Terlepas dari itu, timnas Indonesia kini sedang bersiap menghadapi Bahrain dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Duel antara timnas Indonesia vs Bahrain dijadwalkan pada Selasa (25/3/2025) di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Pertandingan ini pun akan menjadi krusial bagi kedua tim untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.
Pasalnya timnas Indonesia kini berada di peringkat keempat klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan raihan enam poin.
Sementara Bahrain ada di urutan kelima dengan perolehan poin yang sama dengan timnas Indonesia yang tentu bisa menggeser anak asuh Patrick Kluivert.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Angkat Koper, Kemunduran bagi Kluivert dan Timnas Indonesia
-
3 Pemain Timnas Indonesia Diprediksi Debut Lawan Bahrain, Saatnya Pemuda Lombok Tampil
-
Saran Pelatih Jepang Agar Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Bahrain
-
Tinggalkan Timnas Indonesia, Cedera Pangkal Paha Ancam Karier Mees Hilgers?
-
Pantau Perkembangan Timnas Indonesia, Wonderkid Ajax Tertarik Gabung
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026