Suara.com - Kiper Tim Nasional Bahrain, Sayed Mohammed Jaffer, menyatakan keyakinannya bahwa timnya akan mampu mengatasi perlawanan Timnas Indonesia dalam pertandingan kedelapan Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Selasa (25/3/2025) malam WIB.
Laga super penting bagi kedua tim dalam misi melangkah ke Piala Dunia 2026 ini akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Jaffer menilai bahwa sejak pertemuan terakhir dengan Indonesia pada Oktober 2024, timnya telah mengalami banyak kemajuan.
“Kemajuan dari pertandingan terakhir melawan Indonesia hingga sekarang sangat besar bagi tim kami,” kata Jaffer saat ditemui awak media sebelum menjalani latihan bersama tim di Lapangan A, Komplek Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (22/3/2025).
"Dan ini memberi kami lebih banyak kepercayaan diri dan peluang lebih besar untuk memenangi pertandingan ini," tambahnya sebagaimana dikutip dari Antara.
Bahrain memiliki modal yang cukup baik untuk menghadapi Indonesia. Pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 terakhir, mereka hanya kalah 0-2 dari juara Grup C, Jepang. Selain itu, Bahrain merupakan juara Piala Teluk yang berlangsung pada akhir Desember 2024 hingga Januari 2025.
Meski optimistis, Jaffer mengakui bahwa pertandingan melawan Timnas Indonesia akan berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama membutuhkan poin demi mempertahankan asa lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Kiper 39 tahun itu pun menegaskan paham situasi yang tengah dihadapi Timnas Indonesia, tetapi meyakini timnya berada dalam jalur yang tepat untuk membawa pulang tiga poin.
“Tentu saja, kami memiliki enam poin, Indonesia juga memiliki enam poin. Kami berdua menghadapi ujian yang sama. Semua orang ingin meraih tiga poin dalam pertandingan ini. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” kata Jaffer.
Baca Juga: Debut Pemain Keturunan Indonesia Adrian Wibowo di MLS, Bakal Dipanggil Patrick Kluivert?
Jaffer juga mengisyaratkan bahwa timnya telah melakukan persiapan terbaik untuk dapat mencuri poin di Indonesia.
“Persiapan berjalan seperti biasa. Kami memahami situasi kami, situasi Indonesia, dan tim lain di grup," jelas Jaffer.
"Jadi, kami mempersiapkan setiap pertandingan secara terpisah. Dan hingga saat ini, persiapan kami sangat baik,” yakin kiper klub Al Muharraq itu.
Saat ini, Bahrain menghuni posisi kelima di klasemen sementara Grup C dengan koleksi enam poin. Koleksi poin Bahrain sama dengan milik Indonesia yang berada di posisi keempat, serta tim juru kunci China.
Sejarah Pertemuan Timnas Indonesia dan Bahrain
Dalam sejarah pertemuan kedua tim, Indonesia dan Bahrain telah bertemu sebanyak tujuh kali sejak tahun 1980. Dari total pertemuan tersebut, Indonesia mencatat dua kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Berita Terkait
-
Apakah Tuntutan Pecat Patrick Kluivert Muncul Terlalu Cepat?
-
Siapa Pengganti Mees Hilgers saat Timnas Indonesia vs Bahrain?
-
Alex Pastoor Didesak Gantikan Patrick Kluivert, Jika Tidak Timnas Indonesia Kalah Lawan Bahrain
-
3 Pemain Keturunan Kirim Kode Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Wonderkid Juventus
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Persija Siapkan Anggaran Besar untuk Shin Tae-yong, Bidik Gelar Juara dan Pentas Asia
-
Alasan Persija Lepas Hanif Sjahbandi Meski Kontrak Masih Panjang
-
Krisis Jelang Piala AFF 2026: FAM Depak Peter Cklamovski, Malaysia Kini Tanpa Pelatih
-
Persija Cuci Gudang, Shin Tae-yong Lepas Riko Simanjuntak dan Dua Pemain Lain
-
Sanksi Themba Zwane Diputus FIFA, Pelatih Afrika Selatan Ajukan Banding Resmi
-
Tayangan Piala Dunia 2026 Hilang di TVRI? Begini Solusinya
-
Cristiano Ronaldo Catat Rekor Unik di Piala Dunia 2026
-
Performa Mulai Jadi Sorotan, Cristiano Ronaldo Kini Titik Lemah Portugal di Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Picu Kontroversi, Dianggap Dapat Perlakuan Khusus FIFA
-
Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026, FIFA Undang YouTuber Korsel Nonton Korea Selatan vs Meksiko