Suara.com - Tiga pemain keturunan kirim kode ingin bela Timnas Indonesia usai skuad Garuda menderita kekalahan telak dari Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia menelan pil pahit saat bertandang ke Sydney menghadapi Australia pada laga ketujuh Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pertandingan yang juga menjadi laga debut Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia itu berakhir dengan skor 5-1 untuk kemenangan Australia.
Tak pelak, performa skuad Garuda pun disorot, termasuk para pemain keturunan yang dinilai belum nyetel maksimal selama pertandingan.
Meski begitu, kekalahan itu seperti tak membuat antusias pemain keturunan lain merosot untuk bisa membela Timnas Indonesia nantinya.
Sejumlah pemain bahkan sampai mengirim kode, yang banyak diartikan netizen sebagai tanda ingin membela Timnas Indonesia.
Lantas siapa saja pemain keturunan yang dimaksud? Berikut tiga pemain keturunan yang kirim kode ingin membela Timnas Indonesia.
Berawal dari unggahan akun Instagram sang ayah @deco_jonathans yang memperlihatkan sedang berada di bandara dengan tujuan penerbangan ke Jakarta.
Baca Juga: Sisi Lain Regi Blinker yang Punya Peran Vital Angkat Mental Pemain Timnas Indonesia
Unggahan itu diambil ketika ayah Miliano berada di dalam pesawat yang ada di Dubai (Uni Emirat Arab), namun belum diketahui apakah sang pemain juga ikut.
Jika benar, maka potensi Miliano Jonathans dinaturalisasi PSSI sangat kuat terjadi, mengingat rencana ini sudah bukan rahasia umum.
Miliano Jonathans mengakui jika sudah dihubungi PSSI, tetapi posisinya saat itu masih bermain untuk Timnas Belanda U-18.
"Mereka (PSSI) menginginkan saya. Saat itu saya bersama timnas U-18 Belanda. Jadi, saya belum mau menentukan pilihan," kata Miliano.
Miliano Jonathans merupakan pemain keturunan Indonesia yang lahir di Arnhem, Belanda, pada 5 April 2004.
Dalam sebuah wawancara, Emiliano Jonathan memang mengakui bahwa ayahnya berasal dari Indonesia. Dia bahkan sempat berkunjung ke Indonesia beberapa tahun yang lalu untuk menyambangi keluarga ayahnya.
Berita Terkait
-
Sisi Lain Regi Blinker yang Punya Peran Vital Angkat Mental Pemain Timnas Indonesia
-
Darah Surabaya Mengalir Deras! Julian Oerip Jadi Langganan Skuat Belanda
-
Sastra Silalahi Damai dengan Fans Timnas yang Dituduh Judi, Takut Kehilangan Sponsor?
-
Kluivert Dibayangi Pengalaman Pahit Jelang Hadapi Bahrain, Tetap Optimis?
-
Raut Wajah Bangga Pemain Keturunan Indonesia Samuel Silalahi Bela Norwegia
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia