Suara.com - Wasit asal Tajikistan, Gulmurod Sadullo, telah ditunjuk sebagai pengadil lapangan untuk laga kedelapan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Timnas Indonesia vs Bahrain, Selasa (25/3/2025).
Media Arab Al Ayam Sport serta akun Instagram Federasi Sepak Bola Tajikistan mengonfirmasi keterlibatannya dalam duel di di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta ini.
Wasit FIFA asal Tajikistan, Gulmurodi Sadullo (34), akan memimpin laga Timnas Indonesia vs Bahrain dengan dibantu asisten wasit Hasan Karimov dan Farkhod Kuralov, serta wasit cadangan Sayyodjon Zainiddinov.
Perangkat Video Assistant Referee (VAR) dikendalikan Mohammed Obaid Khadim Mohammed dengan asisten Omar Mohammed Ahmed Hassan Al-Ali dari UEA.
Sadullo pernah memimpin laga Indonesia vs Vietnam di Piala Asia 2023 (1-0). Kariernya di AFC dimulai pada 2019 di Piala AFC.
Ia sudah memimpin Kualifikasi Piala Dunia sejak 2019, termasuk empat laga menuju 2026.
Pengalamannya mencakup Liga Champions Asia, Piala Asia U-23, dan U-20.
Ia juga pernah memimpin laga Bahrain vs Malaysia (2-1) di Kualifikasi Piala Asia 2022.
Profil Gulmurod Sadullo
Baca Juga: Dianggap Duet Terbaik Jay Idzes Ketimbang Mees Hilgers, Rizky Ridho Kasih Respon Berkelas
Gulmurod Sadullo, lahir pada 2 Desember 1990 di RSUS Khisor, Tajikistan, adalah wasit berlisensi FIFA sejak tahun 2017. Pada usia 34 tahun, ia telah memiliki pengalaman memimpin berbagai pertandingan internasional, termasuk di ajang bergengsi seperti Piala Asia, Liga Champions Asia, dan Piala AFC.
Sadullo bukanlah sosok asing bagi Timnas Indonesia. Ia pernah memimpin laga Indonesia melawan Vietnam di Piala Asia 2023, di mana Indonesia berhasil meraih kemenangan 1-0.
Selain itu, ia juga memimpin pertandingan antara Bahrain dan Malaysia yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Bahrain di Kualifikasi Piala Asia 2022.
Pimpin Laga Krusial
Pertandingan antara Indonesia dan Bahrain ini merupakan bagian dari Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kedua tim saat ini memiliki poin yang sama, yaitu enam poin dari tujuh laga yang telah dimainkan. Indonesia berada di peringkat keempat, sementara Bahrain di posisi kelima dalam klasemen Grup C.
Berita Terkait
-
Respons Berkelas Rizky Ridho Lihat Timnas Indonesia dalam Tekanan Jelang Lawan Bahrain
-
Joey Pelupessy Berharap Jadi Kepingan Penting Jelang Timnas Indonesia vs Bahrain
-
Alasan Joey Pelupessy Harus Starter saat Timnas Indonesia Lawan Bahrain
-
Pelatih Belanda: Pemain Hebat di Eredivisie Biasa Saja di Timnas Indonesia
-
Patrick Kluivert Bahas Naturalisasi Miliano Jonathans, Akui Bukan Prioritas
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus