Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Ian Maatsen, akhirnya mendapatkan kesempatan mengukir debut sekaligus mengukir gol pertamanya bersama Timnas Belanda saat menghadapi Spanyol pada ajang UEFA Nations League.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Mestalla, Senin (24/3/2025) dini hari WIB itu, Ian Maatsen mendapatkan kesempatan untuk mengukir debut bersama Timnas Belanda. Dia bermain sebagai starter alias sejak menit awal.
Iaan Maatsen sebetulnya sukses mencetak gol pada menit ke-79 lewat umpan yang dikirimkan oleh Xavi Simons. Sayangnya, gol pada pertandingan debutnya itu tak mampu menyelamatkan De Oranje dari kekalahan.
Sebab, tim asuhan Ronald Koeman pada akhirnya harus menyerah pada babak adu penalti dengan skor akhir 5-4 (3-3). Dengan hasil ini, debut Ian Maatsen gagal berakhir dengan sempurna dan menggembirakan.
Tak hanya itu, debut dan golnya itu bisa saja memupus harapan besar dari fans dan pencinta sepak bola Indonesia. Namun, dia sebetulnya masih berpeluang memperkuat skuad Merah Putih.
Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Meskipun Ian Maatsen sudah mengukir debut sekaligus mencetak gol untuk Timnas Belanda pada laga melawan Spanyol itu, tetapi peluangnya untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia sebetulnya masih terbuka.
Pasalnya, Ian Maatsen baru bermain sekali saja bersama Oranje di ajang tersebut. Jika dia sudah bisa berhasil mencatatkan lebih dari tiga caps bersama Timnas Belanda, maka peluangnya untuk memperkuat skuad Garuda dipastikan bakal tertutup dengan rapat.
Berdasarkan aturan pergantian tim nasional yang telah ditetapkan oleh FIFA, pemain hanya dapat berganti tim nasional apabila sudah memegang paspor negara baru ketika pertandingan resmi perdana bersama negara pertamanya.
Baca Juga: Timnas Indonesia vs Bahrain, Pasukan Garuda Dihantui Catatan Buruk
Selain itu, pemain tersebut juga tidak mencatatkan tiga pertandingan senior kompetitif sebelum usia 21 tahun. Selain itu, pemain tersebut juga belum pernah bermain di putaran final turnamen resmi level ‘A’.
Di Eropa, turnamen semacam ini merujuk pada Euro hingga Piala Dunia. Adapun aturan yang terakhir menyebut bahwa pemain sudah tidak bermain dalam kurun waktu tiga tahun terakhir sejak dia mengukir penampilan senior bersama tim nasional sebelumnya.
Andai saja dia telah melewati tiga pertandingan bersama Timnas Belanda di laga internasional FIFA Matchday, maka peluangnya untuk bergabung bersama skuad Garuda bakal tertutup.
Sebelumnya, harapan publik pencinta sepak bola Indonesia untuk menyaksikan Ian Maatsen memperkuat skuad Merah Putih sempat melambung saat dirinya dicoret Ronald Koeman jelang Euro 2024.
Hal itu membuat publik berharap PSSI segera bergerak cepat untuk menyambut situasi ini. Apalagi, usia pemain Chelsea tersebut masih sangat muda, sehingga bisa menjadi andalan skuad Garuda di masa mendatang.
Sebagai informasi, Maatsen mendapatkan darah keturunan Indonesia dari ibunya yang punya darah Jawa. Pemain ini memiliki campuran Jawa-Suriname dan tercatat lahir di Belanda pada 10 Maret 2002.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia vs Bahrain, Pasukan Garuda Dihantui Catatan Buruk
-
Timnas Indonesia vs Bahrain, Patrick Kluivert Harapkan Magi Pemain ke-12 di GBK
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Bahrain, Garuda Baru Sekali Raih Kemenangan
-
Head to Head Patrick Kluivert vs Dragan Talajic, Duel Magis Tangan Eropa
-
3 Alasan Erick Thohir Harus Nonton Langsung Timnas Indonesia vs Bahrain di GBK
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol