Van Persie memulai debut profesionalnya bersama Feyenoord pada musim 2001-2002. Musim tersebut menjadi momen bersejarah bagi Feyenoord karena berhasil meraih gelar juara Piala UEFA. Atas penampilannya yang mengesankan, Van Persie dianugerahi penghargaan Bakat Sepak Bola Belanda Terbaik tahun itu.
Setelah lima musim membela Feyenoord, ia memutuskan hijrah ke Arsenal pada 2004 untuk menjadi suksesor Dennis Bergkamp. Di bawah arahan Arsène Wenger, Van Persie yang awalnya bermain sebagai gelandang serang bertransformasi menjadi penyerang utama Arsenal.
Ia mencapai puncak performa pada tahun 2011 dengan mencetak 35 gol dalam satu musim, serta didaulat sebagai kapten klub untuk musim 2011-2012.
Pada Juli 2012, Van Persie mengambil keputusan kontroversial dengan bergabung ke Manchester United. Keputusannya terbukti tepat setelah berhasil membawa United meraih gelar Liga Primer Inggris di musim debutnya, sekaligus memenangkan Sepatu Emas Liga Primer untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
Sayangnya, cedera menghambat performanya di dua musim berikutnya, yang membuatnya kehilangan tempat utama di tim. Pada Juli 2015, ia memutuskan pindah ke klub Turki, Fenerbahçe.
Di Fenerbahçe, Van Persie tampil reguler di musim perdananya. Namun, cedera kembali membatasi kontribusinya dalam dua musim berikutnya. Pada Januari 2018, ia dan klub memutuskan berpisah, memungkinkan Van Persie kembali ke Feyenoord dengan status bebas transfer.
Musim comeback-nya di Feyenoord ditutup dengan manis setelah membawa klubnya meraih gelar Piala Belanda, trofi pertama yang ia angkat sejak memenangkan Community Shield FA pada 2013.
Karier Internasional Robin van Persie
Selain bersinar di level klub, Van Persie juga mencatatkan prestasi gemilang bersama tim nasional Belanda. Ia menjalani debutnya pada tahun 2005 dalam pertandingan persahabatan melawan Rumania.
Baca Juga: Calvin Verdonk dan Arhan Cemberut Jelang Timnas Indonesia vs Bahrain
Sebulan setelah debut, ia mencetak gol pertamanya dalam kemenangan 4-0 atas Finlandia. Sepanjang kariernya, Van Persie telah tampil lebih dari 100 kali dan mencetak 50 gol untuk negaranya, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Belanda.
Van Persie tampil dalam tiga edisi Piala Dunia FIFA, yaitu 2006, 2010, dan 2014. Puncak pencapaiannya adalah saat membawa Belanda ke final Piala Dunia 2010 serta mengantarkan timnya meraih peringkat ketiga di edisi 2014.
Selain itu, ia juga membela Belanda dalam Kejuaraan Eropa UEFA 2008 dan 2012.
Berita Terkait
-
Robin van Persie anggap Mees Hilgers Ceroboh Mau Bela Timnas Indonesia: Harusnya Sabar
-
Mees Hilgers Tak Cedera Parah, Suporter: Dia Lebih Pilih Kepentingan Klub
-
Sindiran Norak Pundit Asing: Cukup Makan Sate Ayam, Anda Bisa Bela Timnas Indonesia
-
Media Belanda: Mees Hilgers Tidak Cedera Serius, Sudah Latihan Terpisah di FC Twente
-
Puji Setinggi Langit Rizky Ridho, Jay Idzes Singgung Kualitas Mees Hilgers
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026