Shin Tae-yong dihadapkan pada tantangan berat saat pertama kali menangani Timnas Indonesia.
Ia tidak hanya bertanggung jawab atas tim senior, tetapi juga mengawasi tim U-23 dan U-20.
Salah satu tugas utamanya adalah membangun fondasi tim yang kuat dengan disiplin tinggi, strategi yang matang, serta peningkatan kualitas fisik dan mental para pemain.
Namun, di awal masa kepelatihannya, pandemi Covid-19 membuat banyak pertandingan dan turnamen ditunda.
Meski demikian, Shin tetap bekerja keras dengan mengadakan pemusatan latihan di dalam dan luar negeri.
Prestasi dan Perkembangan Timnas di Bawah Shin Tae-yong
Seiring berjalannya waktu, Shin Tae-yong berhasil menunjukkan perkembangan positif dalam permainan Timnas Indonesia. Beberapa pencapaian penting di bawah kepemimpinannya antara lain:
Final Piala AFF 2020
Meski hanya berstatus runner-up setelah kalah dari Thailand, Timnas Indonesia menunjukkan permainan yang lebih agresif dan disiplin.
Baca Juga: CEK FAKTA: Info Loker Indomaret Daftar Lewat WA
Lolos ke Piala Asia 2023
Untuk pertama kalinya sejak 2007, Indonesia berhasil lolos ke Piala Asia secara langsung tanpa menjadi tuan rumah.
SEA Games 2023
Timnas U-23 berhasil meraih medali emas SEA Games setelah menunggu selama 32 tahun, kemenangan ini menjadi salah satu pencapaian besar Shin Tae-yong.
Piala Dunia U-20
Meskipun Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, Shin tetap berperan dalam membentuk tim muda yang lebih solid.
Kualifikasi Piala Dunia 2026
Di tangan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia mampu bersaing di babak kualifikasi dengan permainan yang lebih modern dan taktis.
Dalam berita yang tayang Minggu (23/03/2025) itu, diketahui kalau tidak ada kepastian mengenai kembalinya STY sebagai pelatih.
Namun, STY masih menunjukkan berbagai aktivitas dan komitmennya terhadap perkembangan sepak bola Indonesia, salah satunya dengan mendirikan STY Foundation untuk pengembangan sepak bola usia dini.
Isi unggahan tidak membahas kembalinya Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia, melainkan mengenai laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan