Ole Romeny pun memandang Patrick Kluivert berbeda dengan pelatih lain.
Ia melayangkan pujian terhadap juru taktik 48 tahun tersebut karena dianggap tahu persis apa yang dibutuhkan sosok striker.
"Patrick berbeda dengan banyak pelatih lainnya, benar-benar memahami bagaimana menangani pemain tertentu," jelas Ole Roemny.
"Ia tahu persis kebebasan yang saya butuhkan sebagai seorang penyerang dan memiliki banyak pengalaman di dunia sepak bola," imbuh striker Oxford United tersebut.
Ole Romeny pun menyampaikan bahwa dirinya sangat menghormati sosok Patrick Kluivert.
Legenda sepak bola Belanda yang tersohor dan kini bisa bekerja sama di timnas Indonesia.
"Saya hanya bisa menghormati kariernya dan merupakan suatu kehormatan bisa bekerja dengannya (di timnas Indonesia)," tegas Romeny.
Sementara itu, usai membela timmas Indonesia dan tampil bersinar, Ole Romeny malah diparkir oleh Oxford United.
Pelatih Oxford United, Gary Rowett membangkucadangakn striker timnas Indonesia tersebut ketika lawan Middlesbrough.
Baca Juga: PSSI Ngaku Gunakan AI untuk Temukan Identitas Perebut Jersey Marselino Ferdinan, Ancam Blacklist
Oxford United pun kalah dengan skor 1-2 atas Middlesbrough dalam lanjutan Divisi Championship, Sabtu (29/3/2025).
Ole Romeny sendiri tampil sebagai pemain pengganti dengan masuk di menit ke-83.
Pemain timnas Indonesia ini masuk menggantikan Hidde ter Arvest, tapi tidak bisa memberikan kontribusi instan.
Berita Terkait
-
Balik Lagi ke Almere City, Thom Haye Ceritakan Perjalanan dengan Timnas Indonesia
-
Perasaan Campur Aduk Jay Idzes: Menang Bersama Timnas Indonesia, Keok di Venezia
-
Pil Pahit Jay Idzes: Ungkap Biang Kerok Tim dan Mimpi yang Belum Padam
-
Catatan Pemain Diaspora Timnas Indonesia: Thom Haye Gemilang, Ole Romeny dan Jay Idzes Merana
-
3 Pemain Liga Inggris yang Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia untuk Lawan China dan Jepang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey