Suara.com - Akhir pekan ini, para pemain diaspora Timnas Indonesia yang berlaga di kompetisi Eropa mencatatkan hasil beragam bersama klubnya masing-masing. Beberapa berhasil meraih kemenangan, sementara yang lain harus menerima kekalahan dalam pertandingan ketat.
Salah satu kabar positif datang dari Thom Haye yang tampil impresif bersama Almere City di Eredivisie Belanda. Almere sukses mengamankan kemenangan 2-0 saat bertandang ke markas Willem II Tilburg. Gol cepat dari Charles-Andreas Brym di menit ke-12 membuka keunggulan tim tamu. Situasi semakin menguntungkan Almere setelah Willem II harus bermain dengan 10 orang akibat kartu merah yang diterima Kyan Vaesen di pertengahan babak pertama.
Pada babak kedua, Almere memperbesar keunggulan melalui situasi bola mati. Thom Haye mengirimkan umpan sepak pojok yang dimanfaatkan dengan baik oleh Marvin Martins untuk mencetak gol kedua, memastikan kemenangan bagi Almere.
Sementara itu, di Serie A Italia, Jay Idzes harus menghadapi kenyataan pahit setelah Venezia takluk 0-1 dari Bologna di Stadion Pier Luigi Penzo. Meskipun tampil solid di lini pertahanan, Idzes dan rekan-rekannya gagal mengamankan poin di laga ini. Ia bahkan nyaris mencetak gol menjelang akhir babak pertama, tetapi sundulannya melebar dari gawang Bologna. Gol tunggal Riccardo Orsolini di awal babak kedua menjadi pembeda dalam pertandingan ini.
Nasib kurang baik juga dialami Ole Romeny yang membela Oxford United dalam kompetisi Championship Inggris. Oxford harus menyerah 1-2 saat bertandang ke markas Middlesbrough. Dalam laga ini, Romeny baru masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-83 menggantikan Hidde Ter Avest. Oxford sempat unggul lebih dulu melalui gol Michal Helik, namun Middlesbrough mampu membalikkan keadaan lewat gol Kelechi Iheanacho dan Neto Borges.
Di pertandingan lain, Calvin Verdonk mencatatkan penampilan penuh saat NEC Nijmegen menjalani laga seru melawan AZ Alkmaar di Eredivisie Belanda. Laga yang berlangsung ketat ini berakhir dengan skor imbang 3-3, membuat NEC Nijmegen harus puas berbagi poin dengan lawannya.
Jay Idzes, Bek Tangguh Timnas Indonesia yang Bersinar di Italia
Jay Noah Idzes, atau lebih dikenal sebagai Jay Idzes, adalah salah satu pemain kunci Timnas Indonesia yang kini tengah mencuri perhatian publik sepak bola Tanah Air. Lahir di Mierlo, Belanda, pada 2 Juni 2000, pemain berusia 24 tahun ini memiliki darah Indonesia yang mengalir dari kakek dan neneknya.
Idzes memulai karier sepak bolanya di akademi muda PSV Eindhoven sebelum akhirnya bergabung dengan Go Ahead Eagles dan kemudian berlabuh di Venezia, klub Serie B Italia. Di Venezia, Idzes menunjukkan performa yang mengesankan dan menjadi salah satu pemain andalan di lini belakang.
Baca Juga: Perasaan Campur Aduk Jay Idzes: Menang Bersama Timnas Indonesia, Keok di Venezia
Perjalanan Karier yang Gemilang
Idzes memulai karier profesionalnya di FC Eindhoven pada tahun 2018. Setelah dua musim bermain di sana, ia pindah ke Go Ahead Eagles pada tahun 2020. Di Go Ahead Eagles, Idzes tampil impresif dan menjadi salah satu pemain kunci yang membantu tim tersebut promosi ke Eredivisie, kasta tertinggi Liga Belanda.
Pada tahun 2023, Idzes membuat keputusan penting dalam kariernya dengan bergabung bersama Venezia di Serie B Italia. Di Venezia, Idzes langsung menjadi pilihan utama di lini belakang dan menunjukkan performa yang solid. Kemampuannya dalam bertahan, membaca permainan, dan melakukan tekel-tekel penting menjadikannya salah satu bek yang disegani di Serie B.
Pilihan Membela Timnas Indonesia
Meskipun lahir dan besar di Belanda, Idzes memilih untuk membela Timnas Indonesia. Keputusan ini menunjukkan kecintaannya terhadap tanah leluhurnya dan keinginannya untuk memberikan yang terbaik bagi sepak bola Indonesia. Idzes resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Desember 2023 dan langsung menjadi bagian penting dari skuad Garuda.
Idzes melakukan debutnya bersama Timnas Indonesia pada Maret 2024 dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Vietnam. Kehadirannya di lini belakang memberikan rasa aman dan kepercayaan diri bagi rekan-rekan setimnya. Idzes juga menunjukkan kemampuan kepemimpinan yang baik dan menjadi salah satu pemain yang diandalkan oleh pelatih Shin Tae-yong.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions