Pada musim 2012/13, Blanco ditunjuk menjadi pelatih tim U-20 China. Baru setelah itu ia jadi pelatih Timnas Indonesia dan tidak bertahan lama.
Blanco mendapat protes keras dari pemain Timnas Indonesia, pasalnya ia langsung jor-joran memberikan latihan fisik ekstra keras.
Kebijakan dari Blanco dan staf pelatihnya menyulut emosi para pemain. Skuat Merah Putih pun berontak. Mereka mogok latihan dan meminta Blanco dipecat.
Bahkan salah satu penggawa Timnas Indonesia saat itu, Hamka Hamzah emosi dengan menyebut Blanco sebagai pelatih gila. Keluhan yang sama juga diungkap oleh Boaz Solossa yang mengatakan pola latihan Blanco tidak jelas.
Hingga puncaknya Firma Utina, kapten Timnas Indonesia saat itu gelar konfrensi pers dan mengutarakan bahwa skuat Merah Putih gelisah dengan gelagat Blanco.
"Kami bersepakat meminta PSSI untuk memecat Blanco dan mencari pelatih baru," kata Firman Utina.
PSSI pun tunduk pada keinginan pemain dan memutuskan mengakhiri kontrak Blanco. Rahmad Darmawan dan Jacksen F Tiago ditunjuk jadi pelatih sementara.
Karier Blanco Setelah Dipecat
Tanpa satu pertandingan internasional pun, Blanco meninggalkan Indonesia. Namun ia tak butuh waktu lama untuk mendapatkan pekerjaan baru.
Baca Juga: Calvin Verdonk Ceritakan Hal Tak Normal Ketika Timnas Indonesia Kalahkan Bahrain
Pada Agustus 2013 beberapa bulan setelah dipecat, ia ditunjuk jadi pelatih klub kecil Argentina, CSD Flandria.
Dari 2013 hingga dua tahun lalu, Blanco masih cukup aktif untuk jadi pelatih klub-klub kecil, seperti pada 2017 ia melatih klub bernama Boxing Club.
Ia kemudian kembali ke Eropa dan melatih klub Gibrlatar bernama Mons Calpe. Di klub ini, Blanco torehkan 31 kemenangan, 6 imbang dan 15 kali kalah.
Pada 2020 beredar kabar Blanco sempat mengalami koma. Informasi yang disampaikan Cadena 3 menyebutkan bahwa Blanco sempat mengalami koma selama 5 hari.
Beruntung ia berhasil mengalami masa sulit itu dan mengaku mulai merasa baikan setelah mendapatkan perawatan intensif.
Setelah sempat koma dan melatih cukup lama di Mons Calpe, Blanco kemudian melatih klub bernama FC College 1975 dan melakoni 25 pertandingan.
Berita Terkait
-
Calvin Verdonk Ceritakan Hal Tak Normal Ketika Timnas Indonesia Kalahkan Bahrain
-
Ole Romeny: Saya Cuci Jersey Timnas Indonesia karena Penuh Peluh
-
Pemain Keturunan Indonesia yang Diidamkan Patrick Kluivert Bela Skuad Garuda
-
Paradoks! Dirayu Timnas Indonesia, Kondisi Tristan Gooijer Lagi Menyedihkan di Klub
-
Pratama Arhan Tertawa Rizky Ridho Cedera: Kamu Itu Aset Negara!
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Profil Israr Megantara, Anak Tambun yang Hancurkan Iran
-
King Emyu Minggir Dulu, King Indo Trending! Timnas Futsal Indonesia Hajar Iran
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata