Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan, sempat menertawakan rekan setimnya, Rizky Ridho, yang tengah menjalani perawatan karena mengalami cedera.
Tak hanya menertawakan, Pratama Arhan bahkan menyentil bek dan kapten Persija Jakarta itu dan menyebutnya sebagai aset negara.
Candaan yang keluar dari mulut bek Bangkok United itu untuk Rizky Ridho terekam dalam kamera, saat keduanya diduga melakukan Live atau siaran langsung bersama di sebuat platform media sosial.
Saat tengah melakukan Live, Rizky Ridho menampilkan kaki kirinya yang tengah mendapat perawatan. Hal ini membuat Arhan bertanya apakah dirinya tengah mengalami cedera.
Belum sempat mendapat jawaban dari Rizky Ridho, Arhan kemudian ‘nyeplos’ dan meminta rekan di tim nasional itu untuk menjaga kondisi fisiknya.
Pasalnya menurut Arhan, pemain jebolan akademi Persebaya Surabaya itu adalah aset negara, sehingga ia harus menjaga kondisi fisiknya.
“Wah, cedera kamu? Dijaga lho, kamu itu aset negara. Iki (ini) aset negara, jangan gitu. Dijaga (fisiknya),” ujar bek kiri berusia 23 tahun itu ke Rizky Ridho.
Pernyataan Arhan kemudian dibalas oleh Rizky Ridho dengan menyebut ‘Cangkeman’ yang bermakna candaan karena menganggap rekannya itu asal ‘nyeplos’.
Diketahui, video tersebut sendiri merupakan video lawas. Pasalnya, Rizky Ridho menyinggung rumor Arhan akan merapat ke Seongnam FC.
Baca Juga: Direktur Teknik Ajax soal Tristan Gooijer: Saya Senang
Sebagai informasi, rumor Arhan merapat ke Seongnam FC itu tercipta pada 2021 lalu. Alhasil, dapat disimpulkan bahwa video percapakan keduanya merupakan video lawas.
Terlepas dari video lawas itu, ucapan Pratama Arhan ada benarnya saat menyebut Rizky Ridho sebagai aset negara dan juga aset Timnas Indonesia.
Pasalnya bek tengan berusia 23 tahun itu sudah menjadi tulang punggung Timnas Indonesia di jantung pertahanan baik di laga persahabatan, di Piala AFF, Piala Asia, hingga kini di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Hal ini terbukti dari catatannya. Sejak debutnya pada 2021 lalu, Rizky Ridho selalu tampil di bagi Timnas Indonesia dengan 44 kali penampilan.
Uniknya, Rizky Ridho menjadi salah satu pemain lokal yang kerap diturunkan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, dari putaran pertama hingga putaran ketiga ini.
Di putaran pertama, Rizky Ridho tampil sebagai starter sebanyak 2 kali saat melawan Brunei Darussalam. Lalu di putaran kedua, ia tampil sebanyak 6 kali dari total 6 laga di grup F.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Neymar Akhirnya Debut di Piala Dunia 2026, Suporter Brasil Langsung Meledak di Stadion
-
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Bikin Bintang Kanada Patah Kaki di Piala Dunia 2026
-
Dibantai Timnas Brasil 0-3, Legenda Skotlandia Sebut Timnya Memalukan
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026