Suara.com - Dion Markx menunggu panggilan Pemain keturunan Indonesia, Dion Markx, resmi mencatatkan debut profesionalnya di kompetisi kasta kedua Liga Belanda, Eerste Divisie musim 2024/2025. Momen tersebut menjadi penanda awal perjalanan barunya bersama klub TOP Oss, usai direkrut dari NEC Nijmegen U-21 pada bursa transfer musim dingin 2025.
Laga pertamanya bersama TOP Oss berlangsung melawan AZ Alkmaar II di AFAS Trainingscomplex, Wijdewormer, pada 1 April 2025 dini hari WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Dion Markx dipercaya tampil sebagai starter dan bermain selama 77 menit. Meski pertandingan berakhir imbang, penampilan Dion Markx dinilai solid dalam menjaga lini pertahanan timnya.
Pemain yang lahir di Nijmegen, Belanda, pada 29 Juni 2005 ini mendapatkan kesempatan debut karena kondisi tim yang sedang mengalami krisis pemain di sektor bek tengah.
Tiga pemain belakang andalan TOP Oss—Jules van Bost, Leonel Miguel, dan Calvin Mac-Intosch—tengah dibekap cedera, membuka jalan bagi Dion Markx untuk tampil lebih awal dari yang diperkirakan.
Sejak usia delapan tahun, Dion Markx telah bercita-cita untuk tampil sebagai pesepak bola profesional. Proses panjang yang ia jalani sejak akademi usia dini hingga bisa memperkuat tim utama TOP Oss menjadi wujud nyata perjuangannya.
Perjalanan ini juga mendapat dukungan penuh dari keluarga dan teman-temannya yang selama ini turut mendampingi setiap langkahnya.
Tak hanya menjadi sorotan di Belanda, nama Dion Markx juga mencuri perhatian publik Indonesia setelah dirinya resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Februari 2025.
Proses naturalisasi tersebut dilakukan bersama dua pemain lain, yakni Ole Romeny dan Tim Geypens. Ketiganya diharapkan bisa memperkuat Timnas Indonesia di level internasional.
Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia Mulai Mengeluh dengan Strategi Patrick Kluivert
Sayangnya, Markx dan Geypens belum sempat tampil di Piala Asia U-20 2025 karena proses pendaftaran pemain ditutup sebelum proses naturalisasi rampung. Namun, hal ini tak menyurutkan semangat Markx untuk membela Garuda di ajang lain.
Ia mengaku merasa sangat terhubung dengan Indonesia, bahkan mulai mempelajari bahasa dan budaya tanah leluhurnya.
"Itu sebabnya saya merasa sangat terhubung. Saya juga bisa berbicara sedikit bahasa Indonesia dan orang-orang di sana benar-benar mendukung saya. Oang-orang memberikan saya begitu banyak cinta. Setiap hari, inbox saya dipenuhi dengan pesan-pesan dari mereka," kata dia kepada media Belanda, Brabants Dagblad.
Selain mendapat dukungan dari keluarga, Dion Markx juga mengaku terharu dengan sambutan hangat masyarakat Indonesia. Pesan-pesan dukungan terus berdatangan di media sosialnya, membuatnya merasa dihargai dan semakin semangat untuk tampil maksimal. Dukungan ini semakin memotivasinya untuk menembus skuad Timnas Indonesia senior dan tampil di ajang internasional bergengsi.
Meski belum menjalin komunikasi langsung dengan pelatih tim nasional, Patrick Kluivert, Markx berharap debut profesionalnya di Liga Belanda dapat menjadi pembuka jalan.
Ia memasang target tinggi, yakni tampil di Piala Dunia 2026 bersama skuad Garuda. Keinginan ini tak hanya didasarkan pada ambisi pribadi, melainkan juga sebagai bentuk kontribusi terhadap negara yang kini ia bela secara resmi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement