Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 04 April 2025 | 15:34 WIB
Sejak usia delapan tahun, Dion Markx telah bercita-cita untuk tampil sebagai pesepak bola profesional. Proses panjang yang ia jalani sejak akademi usia dini hingga bisa memperkuat tim utama TOP Oss menjadi wujud nyata perjuangannya. Perjalanan ini juga mendapat dukungan penuh dari keluarga dan teman-temannya yang selama ini turut mendampingi setiap langkahnya. (IG Dion Markx)

Suara.com - Dion Markx menunggu panggilan Pemain keturunan Indonesia, Dion Markx, resmi mencatatkan debut profesionalnya di kompetisi kasta kedua Liga Belanda, Eerste Divisie musim 2024/2025. Momen tersebut menjadi penanda awal perjalanan barunya bersama klub TOP Oss, usai direkrut dari NEC Nijmegen U-21 pada bursa transfer musim dingin 2025.

Laga pertamanya bersama TOP Oss berlangsung melawan AZ Alkmaar II di AFAS Trainingscomplex, Wijdewormer, pada 1 April 2025 dini hari WIB.

Dalam pertandingan tersebut, Dion Markx dipercaya tampil sebagai starter dan bermain selama 77 menit. Meski pertandingan berakhir imbang, penampilan Dion Markx dinilai solid dalam menjaga lini pertahanan timnya.

Pemain yang lahir di Nijmegen, Belanda, pada 29 Juni 2005 ini mendapatkan kesempatan debut karena kondisi tim yang sedang mengalami krisis pemain di sektor bek tengah.

Tiga pemain belakang andalan TOP Oss—Jules van Bost, Leonel Miguel, dan Calvin Mac-Intosch—tengah dibekap cedera, membuka jalan bagi Dion Markx untuk tampil lebih awal dari yang diperkirakan.

Sejak usia delapan tahun, Dion Markx telah bercita-cita untuk tampil sebagai pesepak bola profesional. Proses panjang yang ia jalani sejak akademi usia dini hingga bisa memperkuat tim utama TOP Oss menjadi wujud nyata perjuangannya.

Perjalanan ini juga mendapat dukungan penuh dari keluarga dan teman-temannya yang selama ini turut mendampingi setiap langkahnya.

Tak hanya menjadi sorotan di Belanda, nama Dion Markx juga mencuri perhatian publik Indonesia setelah dirinya resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Februari 2025.

Siapa Dion Markx, Pemain Keturunan Kota Pempek Suksesor Jay Idzes, Punya Operasi Senyap Bahaya Lini Belakang (IG Dion Markx)

Proses naturalisasi tersebut dilakukan bersama dua pemain lain, yakni Ole Romeny dan Tim Geypens. Ketiganya diharapkan bisa memperkuat Timnas Indonesia di level internasional.

Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia Mulai Mengeluh dengan Strategi Patrick Kluivert

Sayangnya, Markx dan Geypens belum sempat tampil di Piala Asia U-20 2025 karena proses pendaftaran pemain ditutup sebelum proses naturalisasi rampung. Namun, hal ini tak menyurutkan semangat Markx untuk membela Garuda di ajang lain.

Ia mengaku merasa sangat terhubung dengan Indonesia, bahkan mulai mempelajari bahasa dan budaya tanah leluhurnya.

"Itu sebabnya saya merasa sangat terhubung. Saya juga bisa berbicara sedikit bahasa Indonesia dan orang-orang di sana benar-benar mendukung saya. Oang-orang memberikan saya begitu banyak cinta. Setiap hari, inbox saya dipenuhi dengan pesan-pesan dari mereka," kata dia kepada media Belanda, Brabants Dagblad.

Selain mendapat dukungan dari keluarga, Dion Markx juga mengaku terharu dengan sambutan hangat masyarakat Indonesia. Pesan-pesan dukungan terus berdatangan di media sosialnya, membuatnya merasa dihargai dan semakin semangat untuk tampil maksimal. Dukungan ini semakin memotivasinya untuk menembus skuad Timnas Indonesia senior dan tampil di ajang internasional bergengsi.

Meski belum menjalin komunikasi langsung dengan pelatih tim nasional, Patrick Kluivert, Markx berharap debut profesionalnya di Liga Belanda dapat menjadi pembuka jalan.

Ia memasang target tinggi, yakni tampil di Piala Dunia 2026 bersama skuad Garuda. Keinginan ini tak hanya didasarkan pada ambisi pribadi, melainkan juga sebagai bentuk kontribusi terhadap negara yang kini ia bela secara resmi.

Load More