Apesnya, kondisi Nathan di Swansea City ini membuat dirinya berpotensi kehilangan tempat di Timnas Indonesia arahan Patrick Kluivert.
Apalagi, Patrick Kluivert telah menegaskan bahwa indikatornya memilih pemain untuk Timnas Indonesia adalah menit bermain di level klub.
"Jika para pemain tidak punya menit bermain di klub, maka kamu tidak bisa dapat kesempatan. Kami juga harus diskusikan situasi dengan pelatih fisik pemain di klub. Hal semacam ini penting," ujar Kluivert dalam jumpa pers.
Sebagai informasi tambahan, tak banyaknya menit bermain dan level kompetisi yang dimainkan Nathan itu berpengaruh terhadap performanya di lapangan.
Hal ini terlihat di laga kontra Australia, di mana Nathan menjadi sorotan karena membuat lini tengah Timnas Indonesia kalah telak dari lawannya.
Akibatnya, skuad Garuda harus menelan kekalahan telak 1-5 dari Australia di Matchday ke-7 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Maret lalu.
Profil Nathan Tjoe-A-On
Lahir dan besar di Rotterdam, Belanda, pada 22 Desember 2001, Nathan memiliki darah campuran Indonesia dari kakeknya yang berasal dari Jawa.
Kecintaannya pada sepak bola tumbuh sejak usia dini, mengantarkannya menimba ilmu di akademi sepak bola Excelsior Rotterdam, salah satu klub profesional di Belanda.
Baca Juga: Penyerang Timnas Indonesia U-17 Tak Sabar Mau Bantai Afghanistandi Piala Asia U-17 2025
Di sana, ia ditempa dalam disiplin taktik dan fisik ala sepak bola Eropa, mengembangkan kemampuannya sebagai bek kiri yang tangguh dan cerdas.
Perjalanan karier profesional Nathan dimulai di Excelsior, di mana ia berhasil menembus tim utama dan menunjukkan potensi yang menjanjikan. Kepercayaan yang diberikan pelatih dibayar lunas dengan penampilan yang konsisten dan kontribusi signifikan dalam menjaga pertahanan tim.
Kemampuannya dalam duel udara, tekel-tekel bersih, serta visi bermain yang baik menjadikannya aset berharga bagi Excelsior.
Titik balik dalam karier Nathan datang ketika pintu Tim Nasional Indonesia terbuka lebar. Ketertarikan PSSI dan pelatih Shin Tae-yong terhadap pemain-pemain diaspora berkualitas akhirnya berbuah manis.
Proses naturalisasi Nathan berjalan lancar, dan ia resmi menjadi Warga Negara Indonesia, siap membela Merah Putih di kancah internasional.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Sanksi FA Hantui Matheus Cunha Usai Selebrasi Kasar Saat Manchester United Bungkam Arsenal
-
Sentuhan Ajaib Michael Carrick, Sulap 2 Pemain Pesakitan Era Amorim Jadi Nyawa Baru Man United
-
Resmi! Persija Putus Kontrak Alan Cardoso, Korban Hadirnya Shayne Pattynama?
-
Youssef En-Nesyri Batal ke Juventus, Bianconeri Bidik Joshua Zirkzee
-
CAS Kabulkan Banding Malaysia, 7 Pemain Naturalisasi Terbebas dari Sanksi Berat FIFA Hari Ini
-
Nasib 2 Rekrutan Persib: Layvin Kurzawa Terganjal KITAS, Dion Markx Belum di Bandung
-
Kontrak Harry Kane Diperpanjang Bayern Muenchen Usai Cetak 119 Gol dan Raih Trofi Perdana
-
Prediksi Skor Arsenal vs Kairat: The Gunners Bakal Pesta Gol di Emirates
-
Siapa Dro Fernandez? Pemain Keturunan Filipina Calon Musuh Calvin Verdonk
-
Satu Gol Lagi, Kylian Mbappe Lewati Rekor Abadi Cristiano Ronaldo di Liga Champions