Bola / Bola Dunia
Minggu, 14 Juni 2026 | 16:37 WIB
Fadan sepak bola dunia, FIFA, akhirnya buka suara terkait gangguan teknis pada sistem Video Assistant Referee (VAR) saat pertandingan Qatar melawan Swiss di Piala Dunia 2026. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • FIFA mengonfirmasi gangguan teknis animasi 3D VAR saat laga Qatar melawan Swiss di Piala Dunia 2026.
  • Kendala teknis tersebut hanya menghambat tampilan visual publik namun tidak memengaruhi prosedur pengambilan keputusan wasit.
  • Hasil tinjauan tim VAR menyatakan penalti untuk Swiss tetap sah karena tidak ditemukan pelanggaran offside sebelumnya.

Suara.com - Fadan sepak bola dunia, FIFA, akhirnya buka suara terkait gangguan teknis pada sistem Video Assistant Referee (VAR) saat pertandingan Qatar melawan Swiss di Piala Dunia 2026.

Insiden ini sempat memicu tanda tanya publik karena tidak munculnya visual animasi 3D saat proses peninjauan penalti.

Peristiwa terjadi pada menit ke-14 babak pertama ketika gelandang Swiss dijatuhkan kiper Qatar di dalam kotak penalti.

Wasit langsung menunjuk titik putih, namun keputusan tersebut tetap melalui proses pengecekan VAR karena dugaan potensi offside dalam fase awal serangan.

Setelah dilakukan peninjauan, penalti tetap dinyatakan sah dan berhasil dikonversi menjadi gol oleh Breel Embolo.

Namun, tidak tampilnya grafis garis offside berbasis animasi 3D dalam siaran langsung memicu reaksi dari penonton dan pengamat.

Dalam pernyataan resminya, FIFA mengakui adanya gangguan teknis sementara yang menghambat produksi visual tersebut.

Meski begitu, FIFA memastikan bahwa kendala tersebut tidak memengaruhi proses pengambilan keputusan oleh tim VAR.

“Selama pertandingan antara Qatar dan Swiss, terjadi gangguan teknis singkat yang mencegah munculnya grafik 3D untuk analisis offside sebelum penalti diberikan. Masalah tersebut segera diatasi,” tulis FIFA dalam keterangannya.

Baca Juga: Cerita Anak Pengungsi yang Jadi Pencetak Gol Termuda di Piala Dunia 2026

FIFA juga menegaskan bahwa seluruh prosedur pemeriksaan tetap berjalan sesuai protokol.

Hasil analisis VAR menunjukkan tidak ada pelanggaran offside dalam dua fase serangan sebelum insiden penalti terjadi.

Dengan demikian, FIFA menekankan bahwa gangguan tersebut hanya berdampak pada tampilan visual untuk publik, bukan pada akurasi keputusan wasit di lapangan.

Keputusan penalti untuk Swiss pun dinyatakan sepenuhnya sah.

Load More