Suara.com - PSSI dikabarkan telah melakukan pendekatan untuk dua pemain keturunan Indonesia.
Menariknya dua pemain keturunan Indonesia yang didekati PSSI berposisi sebagai gelandang.
Hal tersebut diungkapkan oleh akun Instagram yang kerap melaporkan soal pemain keturunan Indonesia @futboll.indonesia.
"Dua pemain keturunan ppsisi gelandang sudah dihubungi PSSI, selanjutnya tinggal menunggu hasil lobi dari PSSI," lapornya.
Meski begitu, tidak dijelaskan dengan gamblang siapa dua pemain keturunan tersebut.
Namun nama Laurin Ulrich mencuat karena menjadi sorotan beberapa waktu ini.
Bahkan Yussa Nugraha yang sering melakukan wawancara dengan pemain keturunan juga menyebut Laurin Ulrich telah didekati.
"Laurin (Ulrich) sudah didekati oleh PSSI," ucap Yussa Nugraha dikutip dari Youtube miliknya.
"PSSI sudah ngobrol dengan ayahnya Lauren, agen PSSI Fardy Bachdim juga telah menghubungi ayahnya," sambung laporan itu.
Baca Juga: Respons Dean James yang Harus Absen Lama karena Alami Cedera Serius
Meski begitu, federasi masih belum bisa kontak langsung dengan sang pemain.
Pasalnya Laurin Ulrich diminta fokus untuk membela klubnya.
"Dengan Laurin sendiri, PSSI belum melakukan komunikaasi karena diminta fokus bersama klubnya," tambahnya.
Melansir dari Instagram futboll.indonesiaaa, darah Indonesia Laurin Ulrich berasal dari kekaknya.
"Ayah kandung Laurin akhirnya juga menjawab pesan kami dan memberikan kabar kebenaran bahwa kakeknya Laurin (ayah dari ayahnya laurin) benar lahir di Indonesia tepatnya di kota Surabaya," tulis laporan tersebut.
"Kakek Laurin lahir di surabaya tahun 1941. Pada saat perang terjadi di Indonesia, kakek nya pergi ke Belanda di tahun 1945 bersama ibunya (waktu kakek masih kecil)."
Berita Terkait
-
PSSI Serahkan 60 Nama Pemain Indonesia ke Pelatih Belanda, PT LIB: Kami Tak Memaksa
-
Ada Shin Tae-yong di Balik Sukses Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto: Formasi Kami Sama, 3-4-3
-
Tanpa Tekanan, Pelatih Afghanistan Ingin Kejutkan Timnas Indonesia U-17
-
Tegas! Nova Arianto Minta Evandra Florasta Cs Lupakan Euforia Piala Dunia U-17
-
Ada Strategi Kotor Dibalik Penunjukkan Shin Tae-yong Jadi Wakil Presiden KFA
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi