Menurutnya, honor telah dua kali ia berikan kepada panitia sebesar Rp8 juta dengan jumlah bervariasi.
“Pertama sebesar 5 juta, yang kedua 3 juta, terus ada lagi tambahan 2 juta, total 10 juta. Yang terima itu Fendi,” kata Nasir.
Politis Perindo ini menerangkan, ia mempunya niat tulus membangun sepakbola di Kabupaten Donggala, justru dituding tidak bayar honor panitia, lalu disebarkan ke media sosial.
"Saya ingin mau membangun sepak bola di Donggala bekerja tanpa pamrih, tetapi ini terbalik saya yang di preteli terus dengan panitia. Pasti saya akan audit hari ini juga karena menyangkut nama baik saya," ujar Nasir.
Meski demikian, mantan panitia Liga 4, Pendi, membantah menerima uang sebesar Rp5 juta dari ketua umum Persido, Nasir.
Awal masalah ini bermula dari postingan di media sosial oleh akun Facebook La Chechep yang namanya ikut terseret.
"Pada akhirnya saya yang kena sialnya nama saya disebut-sebut pak ketua terima uang Rp5 juta. Tidak pernah saya ambil uang Rp5 juta," tegas dia melansir Teraskabar.id.
Bahkan Pendi mengaku mengetahui uang yang dikeluarkan dan peruntukannya untuk apa selama turnamen Liga 4 berlangsung.
Menurut Pendi, Sekretaris panitia Zulkifli yang berurusan dengan Ketua Persido Nasir soal honor panitia.
Baca Juga: Pernah Ingin Rekrut Zlatan Ibrahimovic, Kalteng Putra Kini Degradasi ke Liga 4
Tetapi ia mengetahui dana digunakan unutk apa karena memang ada bukti kuitansi. Kata Pendi lagi, akibat pemberitaan di media dirinya dimarahi kelurga besarnya.
"Gara-gara berita saya dihubungi keluarga, makanya saya langsung singgah ke rumahnya pak Nasir untuk klarifikasi," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA