Suara.com - Sosok Mitchell te Vrede jadi sorotan karena mengklaim mendapatakan tawaran fantastis dari Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan oleh te Vrede saat wawancara dengan salah satu media Belanda.
Dijelaskan oleh pemain keturunan itu, bahwa ia mendapatkan tawaran untuk main di Liga Indonesia. Sejumlah klub Liga Indonesia memberikannya tawaran yang sangat fantastis dari segi finansial.
"Pada prinsipnya, saya telah menerima tawaran dari sana. Dan kemudian saya berpikir, hei itu (tawaran) sangat bagus," ucap eks striker Feyenoord itu seperti dilansir dari soccernews.nl.
Lantas seperti apa rekam jejak Mitchell te Vrede?
Mitchell Te Vrede merupakan pemain keturunan Belanda-Suriname. Ia lahir di Amstelveen pada 7 Agustus 1991.
Karier sepak bolanya berawal saat ia bergabung di AFC U-17 pada 2007. Setelah itu ia pindah ke AZ U-19 dan terus masuk ke tim U-21.
Namun pada 2011, ia pindah dari AZ ke Excelsior. Setahun di sana, Te Vrede direkrut salah satu raksasa Belanda, Feyenoord.
Di Feyenoord, ia satu angkatan dengan sejumlah pemain seperti Tonny Vilhena dan Daryl Janmaat. Dari Feyenoord, te Vrede sempat main di Heerenveen dan akhirnya memutuskan pindah ke Turki.
Baca Juga: Wajah Pemain Keturunan Timnas Indonesia saat Masih Muda, Siapa yang Banyak Berubah?
Di Turki, te Vrede membela kluub Boluspor. Pada 2017, ia sempat tanpa klub dan kemudian pulang ke Belanda, membela NAC Breda.
Semusim di NAC Breda, te Vrede memutuskan melanjutkan karier ke Asia, tepatnya di Arab Saudi. Te Vrede gabung ke klub Al Fateh, lalu Abha.
Dari Arab Saudi, eks striker Feyenoord itu main di Liga UEA lalu ke Iran pada tahun lalu dan membela Gol Gohar.
Sebagai seorang striker, te Vreden termasuk bomber haus gol. Total ia telah mencetak 103 gol dari 251 pertandingan di sepanjang kariernya.
Saat bermain untuk Feyenoord, te Vreden tercatat mencetak 15 gol dari 44 pertandingan. Catatan golnya tertinggi ialah saat membel tim U-21 Feyenoord.
Te Vreden mencetak 37 gol dari 44 pertandingan untuk tim U-21 Feyenoord. Total ia sudah mencetak 36 gol di kompetisi Eredivise serta 30 gol di Saudi Pro League.
Berita Terkait
-
Wajah Pemain Keturunan Timnas Indonesia saat Masih Muda, Siapa yang Banyak Berubah?
-
Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk: Saya Tak Nikmati Cara Kami Bermain
-
Calvin Verdonk: Kami Benar-benar Kehilangan Kendali
-
Thom Haye Cs Hancur Lebur di Tangan PSV, Rating Gelandang Timnas Indonesia Jeblok
-
Media Belanda Bocorkan PSSI Rayu Pemain Keturunan Indonesia Eks Bayern Munich
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Rafael Struick Masih Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia
-
Kunci Keberhasilan Persija Jakarta Bantai Persis, Dony Tri Pamungkas Jadi Pemain Terbaik
-
Persaingan Sengit Skuad Timnas Indonesia: Wajah Baru, Harapan Baru
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Kena Sanksi FIFA, Ini Alasan John Herdman Panggil Pattynama dan Thom Haye ke TC Timnas Indonesia
-
Misi Mauricio Souza: Jadikan Eksel Runtukahu Striker Komplet Persija
-
Joey Pelupessy dan Ragnar Oratmangoen Berpotensi Saling Menghancurkan di Belgia
-
Mauricio Souza Girang 4 Pemainnya Dipanggil John Herdman, Siapa Saja?
-
Pelatih Persija Jakarta Sudah Pasrah Soal Gelar Juara Super League 2025/2026
-
Kemungkinan Disalip Borneo FC di Depan Mata, Bojan Hodak Soroti Mandulnya Lini Depan