Lantas, pada Mei 2024 ia ditunjuk menjadi pengganti Park Hang-seo sebagai pelatih Timnas Vietnam. Sejauh ini ia sudah melakoni 15 laga bersama Vietnam dengan catatan 10 kemenangan, 2 kali imbang, dan 3 kali kalah.
Prestasi terbaiknya baru saja ia torehkan bersama Vietnam dengan menjuarai Piala AFF 2024 dan tidak terkalahkan sepanjang turnamen.
Perseteruan Lama Kim Sang-sik dengan Shin Tae-yong
Penunjukkan Kim Sang-sik alih-alih Shin Tae-yong sebagai pelatih ASEAN All Stars oleh AFF, membuat rivalitas kedua pelatih kian berlanjut. Di masa lalu, keduanya sempat memiliki hubungan kurang baik.
Di balik profesionalitasnya, penunjukan Kim juga menyiratkan cerita lama yang belum selesai antara dirinya dan Shin Tae-yong. Mengutip laporan dari Soha.vn, Kim disebut menyimpan ganjalan terhadap STY, yang memaksa dirinya keluar dari Seongnam saat kariernya sebagai pesepak bola masih di puncak.
Shin Tae-yong sebagai pelatih kala itu melakukan “revolusi skuad” demi regenerasi tim, mengandalkan para pemain muda dan mencoret nama-nama senior seperti Kim Sang-sik yang bergaji tinggi.
“Kim memulai karier di Seongnam sejak 1999 dan membantu tim mendominasi K League. Banyak yang menyangka ia akan pensiun di klub tersebut,” tulis Soha.vn. “Namun, keputusan STY sebagai pelatih mengubah semuanya.”
Ironisnya, meskipun karier Kim sempat meredup setelahnya, Shin Tae-yong justru meraih sukses dengan menjuarai Liga Champions Asia 2010 dan Piala Liga 2011.
Kehadiran Kim Sang-sik sebagai pelatih ASEAN All Stars bukan hanya soal prestasi, tapi juga membuka babak baru dalam cerita rivalitas dua sosok pelatih Korea Selatan itu.
Baca Juga: Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Andre Onana Hobi Blunder: Gegara Sarung Tangan dari Mal Depok?
-
Manchester United Senang Bakal Kembali ke Malaysia Setelah 16 Tahun
-
Breaking News! Bukan Shin Tae-yong, Ini Sosok yang Pimpin ASEAN All Stars Hadapi Manchester United
-
Kenapa Manchester United Tidak ke Indonesia, Apakah Masih Trauma?
-
RESMI Lawan Manchester United di Malaysia, ASEAN All-Stars Bakal Dilatih Shin Tae-yong?
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Juventus Pesta Gol 4-0, Khephren Thuram: Ini Kado Kecil Buat Ultah Luciano Spalletti
-
Derby Penentu! Andriy Shevchenko: Kalahkan Inter Jadi Harga Mati Buat AC Milan
-
Bagaimanapun Caranya Michael Carrick Didesak Pertahankan Casemiro
-
Indahnya Ramadan 2026 di Bundesliga: Laga Dihentikan, 6 Pemain Muslim Buka Puasa
-
Reno Munz Bek Keturunan Indonesia Bekas Anak Didik Xabi Alonso Diincar Klub Bundesliga
-
Miliano Jonathans Korban Kedua! Hristiyan Petrov Injak Kaki Striker Jepang Ayase Ueda
-
Maarten Paes Sebut Ajax Krisis Identitas, Fred Grim: Jangan Cuma Kritik, Cari Solusi!
-
Lewati Cedera Panjang, John Stones Comeback Manis Bersama Manchester City
-
Update Cedera Miliano Jonathans, Pelatih Excelsior Rotterdam: Dia Sangat Sedih
-
Maarten Paes Jadi Biang Kerok Kekalahan Ajax? Fred Grim: Sulit Ditemukan Penyebabnya