Suara.com - Sabreena Dressler, pesepak bola putri berdarah Jerman-Indonesia, resmi mengumumkan rencananya untuk berkarier di luar negeri dalam waktu dekat.
Meski tidak menjabarkan alasan detailnya, keputusan Sabreena bisa dibilang tak lepas dari perkembangan kompetisi sepak bola wanita di tanah air.
Liga 1 Putri tidak kunjung bergulir setelah pandemi Covid-19. PSSI merencanakan kompetisi baru akan dijalankan pada 2027, mundur satu tahun di banding rencana awal.
"Untuk sekarang di Indonesia belum ada liga. Tapi aku sebentar lagi akan cabut ke luar negeri. Belum bisa diumumkan. Nggak boleh kasih tahu," ungkap Sabreena saat diwawancarai di Jakarta, Minggu (13/4).
Sabreena, yang lahir di Perth, Australia dan terakhir membela klub Subiaco AFC di kasta kedua Liga Australia, memang dikenal aktif dalam dunia sepak bola wanita.
Tahun lalu, ia memperkuat tim sepak bola putri DKI Jakarta dan sukses meraih medali perak di PON setelah kalah dari Jawa Barat di partai final.
Meski pernah memperkuat Persija Putri di ajang Liga 1 Putri 2019, Sabreena menilai sepak bola wanita di Indonesia masih memerlukan banyak pembenahan. Namun demikian, ia tetap memberikan semangat dan motivasi kepada para pemain muda.
"Kalau mau serius di sepak bola, harus disiplin banget, rutin latihan, jangan menyerah. Ini bukan cuma soal fisik, tapi juga mental," tegasnya.
Sabreena yang mengidolakan bek andalan Liverpool, Virgil van Dijk, juga berharap agar Timnas Indonesia dapat mencetak sejarah dengan lolos ke Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Siapa Mitchell te Vrede? Pemain Keturunan yang Klaim Ditawari Segepok Uang dari Indonesia
“Semoga mereka bisa lolos. Tapi, namanya juga bola, semuanya bisa terjadi. Yang penting kita sebagai fans harus tetap dukung dan jangan saling menghujat,” ucap pemain yang menjadikan Barcelona dan Persija sebagai klub favoritnya.
Profil Sabreena Dressler
Sabreena Dressler, nama yang tengah naik daun di dunia olahraga dan media sosial, menjadi sorotan publik berkat bakat dan pesonanya yang luar biasa.
Ia tak hanya dikenal sebagai pemain sepak bola wanita berbakat, tetapi juga sebagai selebgram yang memikat banyak penggemar dengan gaya hidupnya yang stylish dan inspiratif.
Lahir di Perth, Australia, pada 26 Desember 2001, Sabreena Ashleigh Dressler memiliki darah campuran Jerman dan Indonesia. Sejak kecil, ia sudah menunjukkan ketertarikan besar terhadap sepak bola. Di usia 12 tahun, Sabreena memulai perjalanannya di dunia sepak bola profesional dengan bergabung bersama Pro Direct Academy.
Namun, jalan menuju sukses tak selalu mulus. Sabreena pernah mengalami cedera serius yang membuatnya harus menepi dari lapangan selama delapan bulan. Meski begitu, semangat dan tekad kuatnya berhasil membawanya kembali ke performa terbaik.
Berita Terkait
-
Label Timnas Indonesia Tak Jamin, Striker Pemain Keturunan Ini Terancam Terdampar di Liga 1
-
Eks Pelatih Belgia Bongkar Kebobrokan Calon Pemain Naturalisasi Jairo Riedewald
-
Performa Gemilang Rayhan Hannan, Kode Keras untuk Gerald Vanenburg?
-
Kena Tekel Bek Persebaya, Bentuk Kaki Witan Sulaeman Jadi Beda Sebelah
-
3 Pemain Abroad Timnas Indonesia Potensi Pindah Klub, No.1 Bisa ke Bali United
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Thomas Tuchel Longgarkan Aturan, Timnas Inggris Nikmati Waktu Bebas Sebelum Tempur
-
Meski Baru Juara di Arsenal, David Raya Tak Jadi Kiper Utama Spanyol di Piala Dunia 2026?
-
Piala Dunia 2026: Pelatih Korsel Bongkar Rahasia Menang Comeback Atas Ceko
-
Pelatih Persib Bandung Antusias Sambut ASEAN Club Championship 2026/2027
-
John Herdman Tak Peduli Ranking FIFA, Lebih Bangga Lihat Kualitas Permainan Timnas Indonesia
-
Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Sabtu 13 Juni, Ujian Berat Kanada Tanpa Alphonso Davies
-
Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal
-
Belajar dari Pengalaman, Jerman Enggan Remehkan Curacao Jelang Duel di Piala Dunia 2026
-
Usia 17 Tahun 240 Hari, Gilberto Mora Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026