Suara.com - Penyerang keturunan, Mauro Zijlstra, mengaku dirinya menunggu lampu hijau PSSI untuk menjalani proses naturalisasi dan bergabung Timnas Indonesia.
Bomber muda milik FC Volendam itu memang sudah mengirimkan dokumen-dokumen miliknya ke federasi sepak bola Indonesia itu sejak tahun lalu.
Bahkan nama Mauro Zijlstra terpampang jelas di meja kerja Sekjen PSSI, Yunus Nusi, dalam secarik kertas mengenai daftar pemain yang akan dinaturalisasi.
Meski sudah mengirimkan dokumen dan namanya masuk dalam daftar naturalisasi pemain, hingga kini belum ada titik terang mengenai kapan proses naturalisasi Mauro Zijlstra akan dilakukan.
Nah, baru-baru ini akun Instagram yang kerap memberitakan pemain-pemain keturunan, yak ni @halfblood_indonesie, melakukan wawancara dengan striker berusia 20 tahun itu.
Dalam wawancaranya, Mauro Zijlstra menuturkan bahwa dirinya hanya tinggal menunggu lampu hijau dari PSSI untuk terbang ke Indonesia dan melakukan proses naturalisasi.
“Ya dokumen sudah siap, tapi menunggu lampu hijau dari PSSI untuk terbang (ke Indonesia),” katanya kepada akun @halfblood_indonesie.
Dengan kata lain, bola kini berada di tangan PSSI, sehingga federasi sepak bola Indonesia itu yang akan memutuskan untuk menaturalisasinya atau tidak.
Jika mengacu pada daftar naturalisasi pemain di meja kerja Yunus Nusi, Mauro Zijlstra akan dinaturalisasi untuk membela tim nasional kelompok umur.
Baca Juga: Kejutan! Justin Hubner Masuk Daftar Susunan Pemain dan Starter Lawan Manchester United
Dengan usianya yang kini 20 tahun, maka Mauro Zijlstra kemungkinan besar akan diproyeksikan untuk membela Timnas Indonesia U-23.
Kebetulan, Timnas Indonesia U-23 yang kini dilatih Gerald Vanenburg tengah dihadapkan pada agenda penting di tahun 2025, yakni Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dan SEA Games 2025.
Karenanya, PSSI bisa memulai proses naturalisasi Mauro Zijlstra dalam waktu dekat ini untuk mengisi pos penyerang di skuad Timnas Indonesia U-23.
Sebagai penyerang muda, Mauro Zijlstra sendiri dikenal bomber tajam. Hal ini terlihat dengan statistik menterengnya di level klub.
Sepanjang kariernya bermain di kompetisi pemain muda di Belanda, Mauro Zijlstra telah mencatatkan 45 gol dan 16 assist dari 67 penampilan.
Bahkan di musim 2024/2025 ini, dirinya mampu tampil apik bagi FC Volendam U-21 di kompetisi U-21 Belanda, dengan mencetak 6 gol dan 1 assist dari 5 laga.
Karena catatan tersebut, Mauro Zijlstra pun dipromosikan ke tim senior dan kerap tampil bersama tim utama FC Volendam di ajang Eerste Divisie serta KNVB Beker.
Dengan catatan tersebut, Mauro Zijlstra bisa menjadi andalan Timnas Indonesia U-23 dan juga penyerang masa depan tim Garuda senior bersama Jens Raven.
Profil Mauro Zijlstra
Lahir di Zaandam, Belanda, pada 9 November 2004, Zijlstra memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ayah. Neneknya, yang merupakan ibu dari ayahnya, berasal dari Bandung, Jawa Barat. Warisan inilah yang membuat Zijlstra memiliki ketertarikan dan potensi untuk membela Timnas Indonesia di masa depan.
Postur tubuh Zijlstra yang menjulang tinggi, mencapai 188 cm, menjadi salah satu keunggulan utamanya sebagai seorang penyerang. Dengan tinggi badan yang ideal, ia memiliki kemampuan yang baik dalam duel udara, baik saat menyerang maupun bertahan.
Selain itu, Zijlstra juga dikenal memiliki kecepatan dan dribbling yang mumpuni, membuatnya menjadi ancaman bagi lini pertahanan lawan.
Karier sepak bola Zijlstra dimulai di akademi AZ Alkmaar sebelum kemudian pindah ke AFC Amsterdam. Di akademi Amsterdam, ia menunjukkan perkembangan yang signifikan dan berhasil menembus tim U-17 dan U-18.
Pada musim 2021-2022, Zijlstra tampil gemilang bersama AFC Amsterdam U-18 dengan catatan 18 gol dan 11 assist dari 20 penampilannya di semua kompetisi.
Performa impresifnya ini menarik perhatian NEC Nijmegen, yang kemudian merekrutnya untuk tim U-21 mereka pada tahun 2022.
Bersama NEC Nijmegen U-21, Zijlstra terus menunjukkan ketajamannya dengan mencetak 12 gol dalam 26 pertandingan selama dua musim. Namun, persaingan yang ketat di tim utama membuat Zijlstra memutuskan untuk mencari tantangan baru.
Pada awal musim 2024/2025, Zijlstra bergabung dengan FC Volendam U-21. Di klub barunya ini, ia langsung menunjukkan kontribusi yang positif.
Hingga saat ini, Zijlstra telah mencatatkan sejumlah gol dan assist untuk FC Volendam U-21, membuktikan bahwa potensi yang dimilikinya semakin matang.
Kabar mengenai potensi Zijlstra untuk membela Timnas Indonesia semakin santer terdengar dalam beberapa waktu terakhir.
Bahkan, pemain yang mengidolakan Robert Lewandowski dan Luuk de Jong ini dikabarkan telah mengirimkan berkas-berkas yang diperlukan kepada PSSI sebagai langkah awal proses naturalisasinya.
Jika proses naturalisasi berjalan lancar, Zijlstra berpotensi menjadi opsi menarik di lini depan Timnas Indonesia.
Dengan postur tinggi dan kemampuan penyelesaian akhir yang baik, ia bisa menjadi solusi bagi masalah kurangnya striker haus gol yang selama ini menjadi perhatian.
Zijlstra juga memiliki fleksibilitas untuk bermain sebagai second striker maupun gelandang serang, menambah opsi taktik bagi pelatih Timnas Indonesia.
Kehadiran pemain-pemain keturunan berkualitas seperti Mauro Zijlstra tentu menjadi angin segar bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Dengan semakin banyaknya pemain diaspora yang berminat membela Merah Putih, diharapkan Timnas Indonesia akan semakin kompetitif di kancah internasional.
Para pecinta sepak bola Tanah Air tentu berharap agar proses naturalisasi Zijlstra dapat segera rampung dan melihatnya berseragam Garuda di masa depan.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Persib Ulang Tahun ke-93, Umuh Muchtar Berharap Hattrick Juara
-
3 Pemain dengan Caps Terbanyak di Timnas Indonesia yang Dipanggil John Herdman
-
Borneo FC Lagi Garang-garangnya, Nadeo Harap Pesut Etam Lumat Persib di Samarinda
-
Tak Terbeban Nama Besar Ayah, Rafa Abdurrahman Fokus Buktikan Diri di Timnas Indonesia U-20
-
Dukungan untuk Iran di Piala Dunia 2026 Bikin Keisuke Honda Kehilangan Kontrak dari Perusahaan AS
-
Bek Persib Frans Putros Soroti Situasi Timur Tengah Jelang Play-off Piala Dunia 2026
-
Posisi Maarten Paes Aman di Bawah Pelatih Anyar Ajax Amsterdam?
-
Pernah Ditemui Indra Sjafri, Winger Keturunan Indonesia Teken Kontrak di FC Twente
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
-
Persib Puncaki Klasemen, Bojan Hodak Santai Hadapi Tekanan Borneo FC