Suara.com - Kabar duka menyelimuti dunia musik Tanah Air. Gitaris band Seringai, Ricky Siahaan meninggal dunia usai menyelesaikan tur di Jepang.
Melalui unggahan di akun Instagram resmi band Seringai pada Sabtu (19/4/2025) malam, mereka mengonfirmasi kabar duka meninggalnya Ricky Siahaan.
"Rest in power @rickysiahaan," tulis band Seringai dalam unggahan Instagram-nya, dikutip pada Minggu (20/4/2025).
Ricky Siahaan mengembuskan napas terakhirnya setelah menyelesaikan rangkaian tur konser Seringai Wolves of Asia yang digelar di Jepang.
Hingga kini belum diketahui penyebab kematian gitaris dari salah satu band cadas di Tanah Air ini. Pihak band Seringai menyebut Ricky Siahaan meninggal secara tiba-tiba.
Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya di dunia musik, berikut adalah ringkasan kiprah Ricky Siahaan dalam bermusik.
Kiprah Musik Ricky Siahaan
Ricky Siahaan lahir di Tanjung Pandan, Belitung pada 5 Mei 1976 dengan nama Ricardo Bisuk Juara Siahaan. Ia dikenal sebagai seorang musisi sekaligus produser.
Dikutip dari berbagai sumber, ketertarikan Ricky Siahaan pada musik tumbuh sejak bangku Sekolah Dasar (SD). Kala itu, ia mengagumi band-band hard rock, salah satunya Metallica.
Baca Juga: Ricky Siahaan Seringai Meninggal Dunia, Stevi Item Ungkap Kenangan Terakhir saat Bertemu
Pada saat duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), Ricky Siahaan mulai belajar gitar. Saat itu, ia banyak mengulik lagu-lagu Metallica dan The Smashing Pumpkins.
Lalu pada 1995, Ricky Siahaan membentuk band Chapter 69 bersama Deddy Mahendra Desta alias Desta, Cliff Rompies, dan dua teman sekolahnya di SMA Negeri 68 Jakarta.
Bersama band Chapter 69, Ricky Siahaan kerap membawakan lagu-lagu The Smashing Pumpkins dan Ratcat. Ia juga diketahui sempat menjadi bagian dari band hardcore bernama Buried Alive.
Sebuah kesempatan emas datang tak lama kemudian, Ricky Siahaan mendapat tawaran untuk mengisi posisi gitaris di Stepforward pada 1999, band yang selama ini dirinya kagumi.
Lebih lanjut, Ricky Siahaan sempat membentuk band bernama Derai bersama beberapa musisi Tanah Air, yaitu Arian, Aditya Ardinugraha, Regina Citra Arini, dan Edy Khemod.
Pada 2002, Ricky Siahaan mendirikan band Seringai bersama Arian. Di sini, ia tak hanya menjadi gitaris, tapi juga komposer dan produser.
Beberapa karya-karya ikonik band Seringai meliputi seperti High Octane Rock (2004), Serigala Militia (2007), Taring (2012), dan Seperti Api (2018).
Salah satu momen ikonik dalam perjalanan karir Seringai adalah ketika mereka menjadi band pembuka konser Metallica di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada 25 Agustus 2013.
Selain Seringai, Ricky Siahaan juga sempat membentuk band metal Deadsquad bersama Stevie Item pada tahun 2006.
Namun, karena kesibukan di luar band membuat Ricky Siahaan mengundurkan diri dan posisinya digantikan oleh Prisa Rianzi.
Selain dedikasinya pada musik, Ricky Siahaan juga berperan besar dalam karier aktor laga Iko Uwais. Ia adalah manajer yang mendampingi Iko meraih kesuksesan di kancah internasional.
Lebih lanjut, Ricky Siahaan juga memiliki kontribusi signifikan di industri media. Ia mengawali kariernya sebagai produser di stasiun radio MTV On Sky pada tahun 2002.
Selanjutnya, pada tahun 2005, Ricky Siahaan bergabung dengan majalah Rolling Stone Indonesia sebagai editor dan berhasil meraih posisi manajer editor.
Karir Ricky Siahaan sebagai jurnalis musik berakhir seiring dengan tutupnya majalah Rolling Stone Indonesia pada akhir Desember 2017.
Namun, semangatnya di dunia media kembali membawanya menjabat sebagai CEO Whiteboard Journal pada Juli 2023.
Berita Terkait
-
Ricky Siahaan Seringai Meninggal Dunia, Stevi Item Ungkap Kenangan Terakhir saat Bertemu
-
Ricky Siahaan Gitaris Seringai Meninggal Dunia di Jepang
-
100 Menit Penuh Energi! Seringai dan Serigala Militia Berpesta Pora di Konser 'Serigala Militia Selamanya'
-
Mengutuk Genosida Gaza di Konser Seringai 'Serigala Militia Selamanya'
-
Seringai Gelar Konser Epik '100% Serigala Militia' di Jakarta, Siap Bawakan Dua Lagu Baru
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bukan Cuma Masjid Jogokariyan! Ini 6 Lokasi 'Emas' Takjil Gratis Ramadan 2026 di Jogja
-
Sunscreen Apa yang Bisa Bikin Glowing? Ini 5 Pilihan Mulai Rp29 Ribuan
-
25 Kata-Kata Ucapan Selamat Imlek 2026 dari Muslim yang Benar dan Sopan
-
Resep Kue Keranjang Goreng, Renyah di Luar Kenyal di Dalam
-
25 Link Contoh Undangan Buka Puasa Bersama, Bisa untuk Alumni hingga Teman Kantor
-
Makna Tahun Kuda Api di Perayaan Imlek 2026, Pakar Feng Shui: FOMO, Ambisi, dan Risiko Burnout
-
Apa Bedanya Ucapan Imlek Gong Xi Fa Cai dan Xin Nian Kuai Le? Jangan Sampai Tertukar
-
5 Ide Jualan Takjil Bulan Puasa Kekinian, Modal Kecil tapi Paling Laris!
-
Sidang Isbat Puasa Ramadan 2026 Tayang di TV Apa? Ini Jadwal dan Link Nontonnya
-
35 Ucapan Imlek 2026 Bahasa Mandarin yang Simpel dan Penuh Makna