Suara.com - Manchester United kembali menambah daftar kekalahan mereka di musim 2024/2025 setelah takluk dari Wolverhampton Wanderers dengan skor tipis 0-1 dalam lanjutan Premier League. Laga yang berlangsung di Old Trafford pada Minggu malam (20/4/2025) waktu Indonesia ini menjadi kekalahan ke-15 bagi Setan Merah musim ini, memperparah posisi mereka di klasemen sementara.
Pertandingan yang semestinya menjadi momen kebangkitan bagi Manchester United justru menunjukkan performa yang kurang meyakinkan. Pelatih MU menurunkan banyak pemain pelapis sebagai starter, tampaknya sebagai strategi rotasi skuad di tengah jadwal padat.
Meski tampil lebih dominan dalam penguasaan bola, Manchester United kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar mengancam gawang tim tamu.
Di babak pertama, laga berjalan dengan tempo yang cenderung lambat. MU mengendalikan permainan di awal laga, tetapi tak banyak peluang berbahaya yang bisa mereka hasilkan.
Wolves justru tampil lebih efektif lewat serangan-serangan langsung yang kerap menyulitkan lini belakang tuan rumah. Salah satu percobaan Wolves melalui Nelson Semedo pada menit ke-22 belum membuahkan hasil.
Manchester United baru mampu menciptakan peluang tepat sasaran melalui tendangan bebas Christian Eriksen pada menit ke-34, namun kiper Wolves berhasil menepis bola dengan baik.
Upaya lain datang dari Kobbie Mainoo, tetapi sepakannya melenceng dari sasaran. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.
Masuk ke babak kedua, Wolverhampton mulai menunjukkan intensitas yang meningkat. Serangan mereka lewat bola mati nyaris membuahkan hasil di menit ke-57, namun sundulan Jorgen Strand Larsen masih terhalang oleh Victor Lindelof.
Manchester United mencoba membalas lewat kerja sama dari Garnacho dan Bruno Fernandes di menit ke-73, namun finishing Fernandes belum menemui sasaran.
Baca Juga: 4 Negara Pengirim Pemain Terbanyak di ASEAN All Star Hadapi Manchester United
Puncak drama terjadi pada menit ke-77 saat Wolves mendapatkan tendangan bebas di dekat kotak penalti MU.
Eksekusi Pablo Sarabia yang sangat presisi sukses menembus pagar betis dan menghujam pojok kanan gawang yang dijaga Andre Onana. Gol ini menjadi satu-satunya penentu kemenangan dalam laga tersebut.
Setelah tertinggal, MU berusaha keras mengejar ketertinggalan. Peluang sempat datang melalui Mason Mount di menit ke-86 setelah menerima umpan dari Eriksen, namun sundulannya masih belum mampu merobek jala gawang lawan. Hingga peluit akhir dibunyikan, tidak ada gol tambahan tercipta.
Hasil ini membuat posisi Manchester United di klasemen Liga Inggris makin terpuruk. Dengan hanya mengumpulkan 38 poin dari 33 pertandingan, MU kini tertahan di peringkat ke-14, hanya unggul selisih gol dari Wolves yang menduduki posisi ke-15.
Situasi ini menjadi sorotan tersendiri bagi para penggemar dan pengamat sepak bola, mengingat Manchester United adalah salah satu klub besar dengan sejarah panjang di Premier League.
Penurunan performa yang drastis musim ini mengindikasikan adanya masalah struktural dan taktik yang perlu dibenahi secara menyeluruh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?