Terlebih lagi, Venezia masih berpeluang besar bertahan di Serie A musim depan, seiring perbedaan poin yang tipis antara peringkat 14 hingga peringkat 18 yang dihuni tim berjuluk Il Lagunari itu.
Saat ini, Venezia hanya terpaut tujuh poin saja dari Hellas Verona di peringkat ke-14. Dengan lima pertandingan tersisa, Il Lagunari masih berpeluang untuk keluar dari zona merah.
Sayangnya usaha Venezia untuk bertahan di Serie A akan terasa berat. Pasalnya, Jay Idzes dkk akan menghadapi lima laga sulit di sisa musim 2024/2025 ini.
Di lima laga terakhir Serie A 2024/2025, Venezia tercatat akan menghadapi banyak tim kuat seperti AC Milan, Torino, Fiorentina, Cagliari, dan Juventus.
Karier profesional Idzes dimulai di akademi PSV Eindhoven sebelum merambah ke VVV-Venlo dan Go Ahead Eagles di Eredivisie. Kepindahannya ke Venezia di Serie B Italia pada 2023 semakin mengasah kemampuannya. Di Venezia, ia tampil reguler dan menunjukkan kualitasnya sebagai bek tengah yang tangguh, memiliki kemampuan duel udara yang baik, serta visi bermain yang mumpuni.
Proses naturalisasi Idzes berjalan lancar, dan ia resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada Desember 2023. Debutnya bersama Timnas Indonesia langsung mencuri perhatian, kehadirannya memberikan rasa aman di lini belakang dan menambah kepercayaan diri para pemain lainnya. Dengan usianya yang masih muda dan potensi yang terus berkembang, Jay Idzes diprediksi akan menjadi pilar penting Timnas Indonesia dalam jangka panjang, membawa harapan baru bagi sepak bola Tanah Air di kancah internasional.
Felix Indra Jaya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!