"Saya punya hubungan yang baik dengannya (Jay Idzes) karena ya, kami mengetahui asal-usul kami dari Indonesia,” buka Ragnar, dikutip dari laman KitaGaruda.
“Kami sering membicarakan soal bermain untuk Indonesia tapi saat itu kami ragu bisa terwujud," lanjutnya.
Usai bermain bersama Jay Idzes di Go Ahead Eagles, Ragnar melanjutkan kariernya ke FC Groningen. Di klub ini, dirinya bertemu dengan Joey Pelupessy.
Ragnar dan Joey Pelupessy menjadi rekan setim di FC Groningen pada musim 2022/2023. Keduanya bahkan tampil bersama sebanyak 13 kali sepanjang musim itu.
Kini, ketiganya berada di skuad Timnas Indonesia dan menjadi andalan tim Garuda, yang terlihat saat ketiganya menjadi starter bersama di laga kontra Bahrain pada Maret lalu.
Di laga kontra Bahrain itu, Ragnar, Jay Idzes, dan Joey Pelupessy tampil apik sepanjang laga, hingga mampu membawa Timnas Indonesia meraih kemenangan 1-0.
Ketiganya akan kembali diandalkan oleh tim kepelatihan Patrick Kluivert pada Juni mendatang, saat Timnas Indonesia melakoni dua laga terakhir grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kontra China dan Jepang.
Tim Nasional Indonesia terus menunjukkan geliat positif dengan kehadiran sejumlah pemain abroad berkualitas. Tiga nama yang mencuri perhatian dan memberikan warna baru bagi skuad Garuda adalah Jay Idzes, Joey Pelupessy, dan Ragnar Oratmangoen.
Jay Idzes, bek tengah kelahiran Mierlo, Belanda, kini membuktikan kualitasnya di kasta kedua Liga Italia bersama Venezia. Postur tinggi dan kemampuan membaca permainan membuatnya menjadi tembok kokoh di lini belakang. Debutnya bersama Timnas Indonesia disambut antusias, memberikan harapan baru untuk pertahanan yang lebih solid.
Baca Juga: China Maju Jadi Tuan Rumah Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Joey Pelupessy, gelandang bertahan kelahiran Rotterdam, Belanda, memiliki segudang pengalaman bermain di Eredivisie bersama Heracles Almelo dan FC Twente. Kedisiplinan taktis dan kemampuan memutus serangan lawan menjadi aset berharga di lini tengah Garuda. Kehadirannya memberikan keseimbangan dan ketenangan dalam permainan tim.
Ragnar Oratmangoen, penyerang sayap kelahiran Oss, Belanda, memiliki darah Maluku yang mengalir dalam dirinya. Kini merumput di Liga Belanda bersama Fortuna Sittard, Ragnar dikenal dengan kecepatan, dribbling lincah, dan naluri mencetak gol yang tajam. Kehadirannya menambah daya gedor serangan Timnas Indonesia dari sisi sayap, memberikan opsi yang lebih variatif.
Kehadiran trio pemain berdarah Eropa ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan daya saing Timnas Indonesia di kancah internasional. Dengan pengalaman bermain di liga-liga Eropa, mereka membawa mentalitas dan standar permainan yang lebih tinggi, memberikan angin segar bagi perkembangan sepak bola Tanah Air.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC