Suara.com - Persib Bandung berpeluang mengunci gelar juara Liga 1 2024/2025 lebih awal tanpa perlu turun ke lapangan. Skenario ini bisa terjadi pada Senin sore, 5 Mei 2025, meskipun skuad Maung Bandung baru akan melakoni pertandingan pekan ke-32 melawan Barito Putera pada Jumat, 9 Mei mendatang.
Persib saat ini kokoh di puncak klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 64 poin. Tim asuhan Bojan Hodak unggul 11 poin dari Persebaya Surabaya yang berada di posisi kedua dan masih memiliki empat laga tersisa.
Artinya, Persebaya masih berpeluang meraih total 65 poin jika mampu menyapu bersih semua pertandingan yang tersisa.
Namun, Dewa United yang sebelumnya juga memiliki kans untuk mengejar, kini sudah dipastikan tersingkir dari persaingan setelah ditahan imbang oleh Barito Putera akhir pekan lalu.
Dengan demikian, hanya Persebaya yang masih bisa menggagalkan langkah Persib menuju tangga juara.
Syarat Persib Juara Tanpa Bermain
Agar bisa merayakan gelar juara Liga 1 sore ini tanpa bertanding, Persib hanya perlu berharap Persebaya gagal meraih kemenangan atas Persik Kediri.
Jika laga tersebut berakhir imbang atau Persik berhasil menang, maka Persebaya hanya bisa meraih maksimal 63 atau 64 poin saja hingga akhir musim. Jumlah tersebut tidak cukup untuk mengejar poin Persib yang sudah mencapai 64 poin saat ini.
Dalam situasi itu, apapun hasil pertandingan sisa Persib tidak akan mempengaruhi posisi mereka di klasemen, sehingga gelar juara otomatis menjadi milik tim kebanggaan warga Jawa Barat tersebut.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Semen Padang Menang Dramatis, Zona Degradasi Makin Panas
Sebaliknya, jika Persebaya mampu menaklukkan Persik, maka peluang Persib untuk meraih gelar juara tetap terbuka lebar, namun mereka harus memastikan kemenangan atas Barito Putera di pekan ke-32 agar tidak memberi ruang bagi Persebaya untuk terus menekan di sisa musim.
Persik dalam Tren Negatif
Peluang Persib untuk mengunci gelar tanpa bermain cukup terbuka kendati peluangnya bisa mengecil merujuk fakta lawan Persebaya Surabaya yakni Persik Kediri tengah dalam tren negatif.
Macan Putih sedang berada dalam performa yang kurang meyakinkan. Klub berjuluk Macan Putih itu belum meraih satu kemenangan pun dalam 12 laga terakhir mereka di Liga 1.
Meski demikian, situasi itu bisa jadi justru membuat Persik Kediri bakal tampil mati-matian guna kembali ke tren positif. Pelatih Persebaya Paul Munster pun memahami potensi itu.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari laman resmi klub, Munster menegaskan bahwa timnya tidak boleh meremehkan kekuatan Persik meskipun lawan sedang dalam kondisi sulit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia