Kontribusinya pun terbilang minim. Romeny hanya mencetak satu gol — terjadi saat Oxford kalah 2-3 dari Coventry City pada 1 Maret 2025.
Dalam 14 laga tersebut, total menit bermain Romeny hanya mencapai 590 menit. Jika dirata-rata, ia hanya bermain sekitar 42 menit per pertandingan.
Catatan ini memperlihatkan bahwa meskipun Ole punya kualitas individu yang menjanjikan, namun ia belum sepenuhnya mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih Oxford United untuk menjadi tumpuan di lini depan.
Ketatnya persaingan di lini serang Oxford United menjadi tantangan tersendiri bagi Ole Romeny. Pasalnya, pelatih Gary Rowet lebih mempercayakan posisi ujung tombak kepada striker asal Wales, Mark Harris.
Pemain berusia 26 tahun itu tampil impresif sepanjang musim 2024/2025. Harris mencatatkan 47 penampilan di semua ajang, termasuk tidak pernah absen satu kali pun dari 46 pertandingan Championship. Total menit bermainnya mencapai 2.905 menit, jauh melampaui Romeny.
Dari sisi kontribusi, Harris mencetak 6 gol dan 3 assist, angka yang jauh lebih solid dibandingkan satu gol tunggal Romeny. Tak mengherankan jika sang pelatih terus mengandalkan Harris sebagai pilihan utama di lini depan.
Kini, fokus Ole Romeny sepenuhnya akan tertuju pada Timnas Indonesia.
Ia punya kesempatan emas untuk menunjukkan kualitasnya di level internasional dan sekaligus membayar kepercayaan publik sepak bola nasional.
Dengan persiapan yang matang di Bali dan dua laga besar di depan mata, publik menanti apakah Romeny bisa menjadi salah satu kunci keberhasilan Timnas Indonesia dalam menembus Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Baca Juga: Shin Tae-yong Puji Setinggi Langit Pemain yang Ingin Bongkar Borok PSSI
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?