Suara.com - Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert tak perlu bingung lagi mencari pengganti Kevin Diks yang mengalami cedera. Sebab, Eliano Reijnders bisa menjadi solusi yang tepat.
Timnas Indonesia akan melakoni pertandingan melawan China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Juni 2025 mendatang.
Jelang pertandingan tersebut, skuad Garuda akan mengalami satu kerugian karena satu pemain andalannya yaitu Kevin Diks berpotensi absen. Ia mengalami cedera ketika memperkuat FC Copenhagen.
Cedera Kevin Diks pun dikabarkan serius, bahkan ia harus menepi sampai akhir musim Liga Denmark. Artinya, pemain 28 tahun tersebut tak mengakhiri musim ini lebih cepat.
Absennya Kevin Diks tentu menjadi kerugian bagi timnas Indonesia yang akan melawan China. Sebab, ia merupakan nama andalan sejak menjadi WNI.
Apalagi skuad Garuda wajib meraih tiga poin kala menghadapi The Dragons. Hal ini demi menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.
Maka dari itu, Patrick Kluivert wajib putar otak untuk mencari pengganti pemain yang akan gabung Borussia Monchengladbach di musim depan.
Kini Patrick Kluivert bak menemukan jawaban pengganti Kevin Diks. Adalah Eliano Reijnders yang bisa menjadi solusi tepat.
Adik dari Tijjani Reijnders tersebut menunjukkan performa apik jelang bergabung dengan timnas Indonesia. Nyatanya di dua laga terakhir, ia main penuh selama 90 menit.
Baca Juga: Unek-unek Terbaru Shin Tae-yong Pasca Dipecat PSSI, Singgung Soal Kehormatan
Eliano Reijnders mendapatkan kepercayaan dari pelatih PEC Zwoller sebagai starter ketika menghadapi Feyenoord serta NAC Breda.
Terlebih ketika melawan NAC Breda, pemain keturunan Maluku tersebut bermain apik dengan menciptakan berbagai peluang. Sayang namanya tidak masuk dalam daftar assist.
Peluang pertama hadir di menit ke-61. Reijnders melepaskan umpan cut back tajam ke Odysseus Velanas di kotak penalti. Sayangnya, eksekusi Velanas berhasil digagalkan oleh blok sigap Boy Kemper, sebelum Leo Sauer menyapu bola keluar dari area berbahaya.
Tak berhenti di situ, Reijnders kembali menebar ancaman pada menit ke-76. Beroperasi dari sisi kanan, ia mengirimkan umpan tarik mendatar ke Anouar El Azzouzi. Namun, gelandang tersebut gagal memaksimalkan peluang setelah tendangannya melebar ke sisi kanan gawang.
Menit ke-80 jadi momen nyaris bagi Reijnders mencatatkan assist. Umpan silangnya menemui Velanas yang berdiri tanpa kawalan di depan gawang. Sayang, sundulan Velanas melenceng ke sisi kiri, membuat peluang emas kembali terbuang.
Bermain bagus dengan PEC Zwolle, pemain 24 tahun ini merasa puas. Ia pun mengatakan sudah menunjukkan performa yang sudah semestinya.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Puji Setinggi Langit Pemain yang Ingin Bongkar Borok PSSI
-
Coret! Selamat Tinggal 2 Pemain Timnas Indonesia Jelang Lawan China Juni 2025
-
Debut Bareng Oxford United, Patrick Kluivert Justru Coret Marselino Ferdinan
-
Eliano Reijnders: Karena Sakit, Saya Kehilangan Posisi Sebagai Pemain Inti
-
18 Menit Sudah Cukup Marselino Ferdinan Jegal Ole Romeny
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United