Suara.com - Persib Bandung terancam gagal juara BRI Liga 1 2024/2025. Meski mereka juga berpeluang besar mengunci gelar juara Liga 1 musim 2024/2025 pada hari Senin, 5 Mei, meskipun tidak sedang bertanding. Peluang ini muncul setelah rival-rival mereka tidak lagi punya cukup kekuatan dalam perolehan poin untuk mengejar keunggulan Persib, yang kini berada di puncak klasemen.
Kekalahan dari Malut United pada akhir pekan lalu sempat menghentikan laju Persib dalam upaya memastikan gelar lebih awal.
Namun, tim berjuluk Maung Bandung tetap menjadi favorit utama untuk menyabet trofi liga kasta tertinggi sepak bola Indonesia tersebut. Skuad asuhan Bojan Hodak saat ini telah mengoleksi 64 poin dan memimpin dengan selisih sepuluh poin atas pesaing terdekat di papan atas.
Posisi kedua klasemen ditempati oleh Dewa United dengan 54 poin. Meski secara matematis tampak cukup dekat, tim ini sudah tak memiliki peluang untuk menyusul Persib.
Pasalnya, Dewa United hanya memiliki tiga laga tersisa yang maksimal dapat menambah sembilan poin, sehingga total maksimal poin mereka hanya bisa mencapai 63. Angka tersebut masih satu poin lebih rendah dibandingkan koleksi poin Persib saat ini.
Satu-satunya tim yang masih memiliki peluang secara matematis untuk menggagalkan pesta juara Persib adalah Persebaya Surabaya. Klub asal Jawa Timur itu kini duduk di peringkat keempat dengan perolehan 53 poin dari 30 pertandingan.
Dengan empat laga sisa di tangan, Persebaya memiliki kesempatan untuk mengumpulkan total maksimal 65 poin jika mampu menyapu bersih semua laga tersisa.
Salah satu pertandingan krusial yang akan menjadi penentu adalah laga antara Persebaya melawan Persik Kediri pada Senin, 5 Mei.
Jika dalam laga tersebut Persebaya gagal meraih kemenangan—baik karena hasil imbang atau kalah—maka perolehan poin maksimal mereka tidak akan cukup untuk menyalip Persib.
Baca Juga: BRI Liga 1: Pelatih Arema FC Tak Mau Larut dalam Kenangan Manis di Manahan
Artinya, Persib akan secara otomatis dinobatkan sebagai juara Liga 1 2024/2025 tanpa harus bertanding pekan ini.
Namun, jika Persebaya berhasil menang, maka tekanan akan kembali pada pundak Persib Bandung. Dalam skenario ini, Maung Bandung harus bisa memastikan kemenangan saat menjamu Barito Putera pada Jumat, 9 Mei, untuk mengunci gelar juara tanpa perlu menghitung hasil dari pertandingan tim lain.
Dominasi Persib musim ini mencerminkan konsistensi performa tim yang solid di bawah komando Bojan Hodak. Sepanjang musim, mereka menunjukkan stabilitas permainan baik di kandang maupun tandang.
Beberapa pilar utama seperti Beckham Putra, David da Silva, dan Marc Klok tampil menonjol dan menjadi tulang punggung tim dalam mengarungi persaingan sengit di Liga 1.
Gelar ini akan menjadi yang pertama bagi Persib sejak terakhir kali menjuarai kompetisi pada 2014. Dalam satu dekade terakhir, Maung Bandung selalu menjadi tim papan atas, namun seringkali gagal dalam momen-momen krusial.
Keberhasilan musim ini tentunya menjadi hadiah besar bagi para Bobotoh yang selalu setia memberikan dukungan penuh.
Liga 1 Indonesia sendiri semakin kompetitif dalam beberapa musim terakhir, dengan banyak klub melakukan investasi besar dalam infrastruktur dan komposisi pemain. Namun, pengalaman serta ketajaman strategi pelatih seperti Bojan Hodak menjadi pembeda bagi Persib dalam persaingan tahun ini.
Jika Persib berhasil mengamankan gelar tanpa bertanding, hal ini akan menjadi salah satu catatan unik dalam sejarah kompetisi Liga 1. Dominasi tim yang begitu kuat hingga mampu memastikan gelar sebelum musim berakhir tentu menunjukkan level permainan yang jauh di atas rata-rata tim lain musim ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement