Bagi Timnas Indonesia mengalahkan Jepang di kandangnya sendiri membutuhkan sebuah kerja keras dan keajaiban.
Meski tim Samurai Biru turun dengan pemain lapis kedua.
Dalam pertemuan pertama pada 15 November 2024, tim dengan julukan Garuda itu dibantai Samurai Biru 0-4.
Padahal saat itu, Jay Idzes dan kawan-kawan bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Sebelum menghadapi Jepang, Timnas Indonesia terlebih dahulu akan menantang China di Stadion GBK pada 5 Juni.
Nah, laga ini yang harus dimaksimalkan tim asuhan Patrick Kluivert buat merebut tiga poin.
Kemenangan bisa membuat Timnas Indonesia melangkah babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Jangan sampai partai menghadapi Jepang dijadikan pertaruhan nasib skuad Garuda ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia masih menjaga asa untuk melaju ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Baca Juga: Ronaldinho: Patrick Kluivert Sangat Hebat!
Dengan dua laga tersisa di Grup C, skuad Garuda berpeluang besar untuk finis di posisi tiga besar klasemen.
Dua pertandingan krusial menanti Indonesia, yakni menghadapi China di kandang sendiri pada 5 Juni 2025, sebelum melakoni laga berat melawan Jepang pada 10 Juni 2025.
Laga kontra China menjadi kunci utama dalam perburuan poin maksimal yang dibutuhkan untuk menjaga peluang lolos.
Meraih kemenangan atas China menjadi target mutlak. Tambahan tiga poin akan sangat menentukan posisi Indonesia di klasemen, terutama untuk menjaga jarak dengan para pesaing seperti Arab Saudi dan China sendiri.
Sementara laga melawan Jepang bisa menjadi kesempatan untuk mencuri poin tambahan, meski tantangannya jelas lebih besar.
Peluang Timnas Indonesia terbuka lebar untuk mengamankan tempat di fase selanjutnya, khususnya jika mampu mengakhiri putaran kedua ini di posisi ketiga atau keempat.
Format baru kualifikasi Piala Dunia 2026 memungkinkan lebih banyak tim Asia melangkah lebih jauh, termasuk melalui jalur ronde keempat.
Dengan komposisi pemain yang semakin solid dan kepercayaan diri yang meningkat, Timnas Indonesia kini dihadapkan pada kesempatan emas untuk mencetak sejarah baru di kancah sepak bola internasional.
Kemenangan atas China akan menjadi titik awal yang krusial dalam perjalanan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Peta Persaingan Memanas! 7 Tim Sudah Lolos, 5 Negara Tersingkir di Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
-
Cristiano Ronaldo Buang Muka Ditanya-tanya Soal Lionel Messi
-
Pertama dalam 16 Tahun, Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games, Kok Bisa?
-
Tragedi Nobar Piala Dunia 2026: Suporter Yordania Tewas Terinjak-injak
-
Ronaldo Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Pelatih Portugal Bantah Cristiano Tengah Kejar Rekor Messi
-
Respons Berkelas Cristiano Ronaldo ke Pengkritik: Cetak Brace, Ukir 2 Sejarah!
-
Lionel Messi Tak Sanggup! Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Fenomenal di Piala Dunia
-
Sebut Ghana 'Monster Fisik', Thomas Tuchel Ungkap Penyebab Timnas Inggris Mandul di Boston
-
Terima Kabar Duka, Didier Deschamps Tinggalkan Timnas Perancis