Suara.com - Timnas Indonesia U-23 bakal menghadapi agenda penting di tahun ini, sehingga Gerald Vanenburg harus membuat persiapan maksimal.
Agenda Garuda Muda tersebut misalnya Piala AFF U-23, lalu Kualifikasi Piala Asia U-23 hingga SEA Games 2025.
Gerald Vanenburg yang menjabat sebagai pelatih di timnas Indonesia U-23 harus mencari pemain terbaik agar laju Garuda Muda bisa mulus.
Ada beberapa nama pemain keturunan yang masih bersyarat jika dipanggil ke skuad Garuda Muda misalnya Ivar Jenner hingga Rafael Struick.
Menariknya ada tiga bek keturunan yang bisa menjadi trio lini belakang untuk timnas Indonesia U-23.
Nama pertama adalah Elkan Baggott yang terbilang masih eligbile untuk bermain di U-23.
Elkan Baggott merupakan pemain kelahiran 23 Oktober 2002 yang berarti usianya baru menuju 23 tahun.
Nah, dengan itu bek jangkung ini bisa saja dipercaya untuk menjadi palang pintu Garuda Muda.
Baca Juga: Pertemuan Terakhir Timnas Indonesia vs Malaysia, Elkan Baggott Cetak Gol
Akan tetapi, jika melihat jadwal yang ada bakal sulit untuk Gerald Vanenburg memanggil pemain kelahiran Bangkok, Thailand.
Pasalnya ia bisa saja sulit untuk dipanggil karena jadwal U-23 biasanya tidak dalam kalender resmi FIFA.
Elkan Baggott bisa saja izin karena ingin fokus membangun karier bersama klubnya.
2. Dion Markx
Selanjutnya ada pemain keturunan yang sudah menjadi WNI, yaitu Dion Markx.
Ia telah menjalani sumpah WNI sejak 8 Februari 2025 lalu bersama Tim Geypens dan Ole Romeny.
Berita Terkait
-
3 Calon Klub Baru Elkan Baggott usai Pamit dari Blackpool, Gabung Tim Premier League?
-
Legenda Man United Kirim Pesan Elkan Baggott Layak Dipanggil Patrick Kluivert ke Timnas Indonesia
-
Naturalisasi Pemain Keturunan! China Dekati Eks Rekan Justin Hubner
-
Elkan Baggott Terancam Masuk Pusaran 'Gelombang PHK' di Ipswich Town
-
Elkan Baggott Pamit, Legenda Manchester United Kasih Ramalan Mengejutkan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey