Itulah yang kemungkinan membuat Malaysia harus menghadapi persaingan yang ketat meskipun laga ini hanya sebatas uji coba. Sebab, mereka sebetulnya tak butuh lawan yang kuat di uji coba tersebut.
Itulah sejumlah alasan yang membuat Timnas Malaysia belum memberikan konfirmasi terkait partisipasi mereka dalam laga uji coba menghadapi Timnas Indonesia pada September 2025.
Keputusan Malaysia untuk menahan diri juga bisa dipahami dari sudut pandang strategi jangka pendek. Laga uji coba, meskipun bersifat tidak resmi, tetap menyita energi dan waktu persiapan yang signifikan.
Apalagi jika lawan-lawan yang dihadapi memiliki kualitas di atas atau gaya bermain yang tidak sesuai dengan kebutuhan persiapan menuju laga resmi seperti Kualifikasi Piala Asia 2027.
Di sisi lain, bagi Timnas Indonesia, laga uji coba tetap menjadi ajang krusial untuk menata komposisi terbaik, menguji strategi pelatih, dan mematangkan kerja sama antar pemain.
Oleh karena itu, PSSI masih membuka peluang mengundang negara lain apabila Malaysia tidak merespons secara positif.
Meski belum dipastikan batal, absennya Malaysia dalam daftar lawan uji coba akan menjadi catatan tersendiri bagi pecinta sepak bola ASEAN.
Rivalitas Indonesia dan Malaysia yang selalu menyedot perhatian tentu membuat laga ini dinanti banyak pihak.
Namun, pada akhirnya, keputusan partisipasi tetap bergantung pada kebutuhan dan pertimbangan masing-masing federasi.
Baca Juga: Terbaru! Timnas Indonesia Harus Ucapkan Selamat Tinggal ke 4 Pemain untuk Lawan China dan Jepang
Kini, publik hanya bisa menunggu kepastian jadwal lengkap laga uji coba Timnas Indonesia pada September nanti, sekaligus berharap skuad Garuda tetap mendapatkan lawan yang relevan untuk mengasah kualitas sebelum menghadapi tantangan berikutnya di kancah internasional.
Berita Terkait
-
Terbaru! Timnas Indonesia Harus Ucapkan Selamat Tinggal ke 4 Pemain untuk Lawan China dan Jepang
-
Bukan Meremehkan, Ini Alasan Jepang Pakai Cadangan Lawan Timnas Indonesia
-
Indonesia Ajukan Diri Jadi Host Ronde Keempat, AFC Bakal Ingkari Ketetapannya Sendiri?
-
Pemain Keturunan Kebumen Ucapkan Selamat Tinggal ke Timnas Indonesia, Catatkan Debut di Jerman
-
Jepang Pertimbangkan Turunkan Pemain Berbeda Lawan Timnas Indonesia Juni 2025 Mendatang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey