Tak hanya tampil di kompetisi domestik, Shayne juga dipercaya tampil di ajang Eropa, yakni UEFA Conference League 2022/2023, dengan total enam penampilan selama fase kualifikasi.
Karier klubnya berlanjut ke level yang lebih kompetitif pada awal 2024, ketika Shayne menandatangani kontrak dengan K.A.S. Eupen, salah satu klub peserta Liga Pro Belgia.
Kepindahannya ini semakin mengukuhkan statusnya sebagai pemain yang terus berkembang di level Eropa.
Namun, yang membuat Shayne benar-benar istimewa bagi Indonesia adalah keputusannya untuk menjadi bagian dari skuad Merah Putih.
Dengan darah Indonesia yang mengalir dari ayahnya yang berasal dari Semarang dan keturunan Maluku, Shayne resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Januari 2023. Proses naturalisasi ini membuka pintu baginya untuk tampil di level internasional membela negara leluhurnya.
Debutnya bersama Timnas Indonesia berlangsung pada 19 Juni 2023 dalam pertandingan melawan juara dunia, Argentina.
Meski hasil pertandingan tidak berpihak kepada Indonesia, namun kehadiran Shayne di lini pertahanan memberi warna baru bagi tim nasional.
Tak lama berselang, tepatnya pada 16 November 2023, Shayne mencetak gol internasional pertamanya dalam laga Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 menghadapi Irak.
Meski Indonesia kalah 5–1, gol tersebut menjadi momen penting dalam karier internasionalnya.
Baca Juga: 4 Pemain Timnas Indonesia Paling Tajir Era Patrick Kluivert, Ups Sorry Gak Ada Pemain Lokal
Langkah Shayne Pattynama menjadi contoh inspiratif bagi para pemain diaspora lainnya.
Selain menghadirkan kualitas permainan Eropa ke dalam skuad Garuda, ia juga menunjukkan komitmen tinggi untuk membela Indonesia di kancah dunia.
Dalam beberapa kesempatan, pelatih tim nasional menyebut bahwa kontribusi Shayne bukan hanya dalam permainan, tetapi juga dalam semangat dan profesionalisme yang ditunjukkannya di dalam maupun luar lapangan.
Melihat perkembangan kariernya yang terus menanjak, Shayne berpotensi menjadi salah satu pemain andalan Indonesia untuk menghadapi berbagai ajang internasional di masa depan.
Ia membuktikan bahwa dengan semangat dan dedikasi, seorang pemain diaspora dapat menjadi bagian penting dalam pembangunan sepak bola nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil