Maret 2010, Zhang mengambil langkah mengejutkan dengan pindah ke Liga Indonesia dengan gabung ke Persik.
Tim Macan Putih saat itu dilatih oleh Jaya Hartono. Namun Zhang tak impresif bersama Persik.
Kariernya singkat, ia hanya mencatatkan 10 pertandingan dan mencetak 3 gol.
Meski begitu, Zhang diminati oleh klub Australia, Newcastle Jets dan pindah ke sana.
Namun Zhang tampil melempem dan hanya mencetak 1 gol dari 8 pertandingan. Ia pun pulang kampung dan membela Guangzhou R&F.
Dari catatan Transfermarkt, Zhang mengakhiri kariernya di Jiangsu Yancheng Dingli.
Qu Cheng
Di tahun yang sama saat Zhang Shuo ke Indonesia, ia tak sendirian. Pemain China lain juga ikut dan bermain di Liga Indonesia.
Qu Cheng menjadi pemain China kedua yang merumput di Liga Indonesia pada 2010. Cheng merupakan striker kelahiran Nanjing, China.
Baca Juga: Perbandingan Karier Said Brkic vs Amar Brkic: Dua Saudara Keturunan yang Membela Negara Berbeda
Cheng memulai karier profesional di klub kota kelahirannya. Ia kemudian pindah ke Jiangsu Sainty.
Ia bermain di klub itu hingga 2016. Namun di 2010, ia dipinjamkan ke Persipura Jayapura.
Kariernya di klub Mutiara Hitam singkat. Cheng tercatat hanya bermain di 8 pertandingan dan mencetak 3 gol.
Cheng lakoni laga debut di Indonesia Premier League pada 13 Maret 2010 saat Persipura melawan PSPS Pekanbaru.
Saat itu Cheng masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Yustinus Pae.
Cheng dari catatan Transfermarkt hingga saat ini masih bermain. Pemain berusia 36 tahun tersebut di tahun ini membela klub NJ Tehu.
Mu Yongjie
Terakhir ada gelandang kelahiran Shenyang, China, Mu Yongjie.
Sama dengan dua rekannya, Mu bermain di Liga Indonesia pada 2010.
Mu tercatat bergabung ke klub Sriwijaya FC. Karier Mu dimulai di klub Changsha Ginde.
Ia kemudian bergabung ke Sriwijaya FC pada 2010. Laskar Wong Kito saat itu dilatih oleh Ivan Kolev.
Sriwijaya FC kala itu juga dibela pemain seperti Gunawan Dwi Cahyo, Dirga Lasut, Ponaryo Astaman, Oktovianus Maniani hingga Budi Sudarsono.
Mu Yongjie tercatat hanya bermain sebanyak 11 pertandingan.
Ia kemudian pulang kampung dan membela tim tanah kelahirannya, Shenyang Dongjin. Di klub itu juga Mu memutuskan untuk pensiun.
Berita Terkait
-
Perbandingan Karier Said Brkic vs Amar Brkic: Dua Saudara Keturunan yang Membela Negara Berbeda
-
Mantan Ketum PSSI Ucapkan Selamat untuk Shin Tae-yong
-
Selamat Datang Pemain Keturunan! Andalan Timnas Indonesia U-17 Tak Takut dan Siap Bersaing
-
Selamat Tinggal! Shayne Pattynama Resmi Berpisah dengan KAS Eupen
-
Fun Fact: Mees Hilgers Punya Modal Buka Warung Pasca Pensiun
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey