Nah, Jepang sendiri sempat mengambil langkah naturalisasi sejak 1965 yaitu memproses Nelson Yoshimura.
Pada tahun 1990-an, Samurai Biru juga rajin melakukan proses naturalisasi untuk pemain asing yang mentas di Liga Jepang.
Kebijakan tersebut kemudian bak berhenti total di masa kini karena Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) melakukan pembinaan di usia muda.
JFA sendiri akhirnya bisa panen dari apa yang dilakukan dari pembinaan usia dini pada 1990-an awal.
Perkembangan sepak bola Negeri Matahari Terbit itu sangat pesat.
Buktinya banyak pemain dari Jepang kini yang berkarier di klub Eropa seperti Wataru Endo, Takefusa Kubo, hingga Kaoru Mitoma.
Imbasnya Samurai Biru bisa berbicara banyak di level dunia dan bersaing dengan tim-tim kuat.
Nyatanya di Piala Dunia 2022 lalu, anak asuh Hajime Moriyasu memberikan kejutan dengan mengalahkan Jerman hingga Spanyol.
Berkaca dari itu, media Jepang menganggap bahwa timnas Indonesia tidak boleh bergantung dengan program naturalisasi jika ingin bersaing dengan Samurai Biru.
Baca Juga: 3 Pemain Keturunan yang Bisa Jadi Trio di Lini Belakang Timnas Indonesia U-23
"Selama Indonesia masih mengandalkan pemain naturalisasi, kecil kemungkinan mereka akan menjadi ancaman sebagai rival," tulis laporan Soccer Digest Web.
"Di sisi lain, bahkan jika ada pemain yang datang ke Jepang dan ingin dinaturalisasi, aturan ketat FIFA menghalangi mereka untuk bergabung dengan tim nasional Jepang," tukas laporan tersebut.
Berita Terkait
-
Shayne Pattynama Pisah dengan KAS Eupen, Performanya Menurun Drastis
-
3 Pemain China Jebolan Liga Indonesia: Tak Ada yang Sukses Berakhir Miris
-
Perbandingan Karier Said Brkic vs Amar Brkic: Dua Saudara Keturunan yang Membela Negara Berbeda
-
Mantan Ketum PSSI Ucapkan Selamat untuk Shin Tae-yong
-
Selamat Datang Pemain Keturunan! Andalan Timnas Indonesia U-17 Tak Takut dan Siap Bersaing
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan