Suara.com - Timnas Indonesia U-23 memiliki beberapa opsi menarik untuk memperkuat pos bek kiri mereka, dengan sejumlah pemain keturunan yang berpotensi mengisi posisi tersebut.
Salah satunya adalah Tim Henri Victor Geypens, pemain muda berbakat yang kini bermain di klub Belanda, Emmen.
Lahir di Belanda, Geypens sudah mewakili Indonesia di level pemuda dan menunjukkan kualitas yang sangat baik di sektor pertahanan.
Meski masih muda, Geypens sudah memiliki pengalaman bermain di Eredivisie bersama Heracles Almelo dan telah menandatangani kontrak profesional dengan Emmen.
Kemampuannya dalam bertahan dan membaca permainan menjadikannya pilihan menarik untuk memperkuat sektor kiri pertahanan Timnas Indonesia U-23 tanpa perlu proses naturalisasi.
Selain Geypens, ada juga Mike Kleijn yang patut diperhitungkan untuk posisi bek kiri.
Mike Kleijn, pemain yang lahir di Belanda pada 9 Februari 2005, merupakan gelandang serang yang bisa diandalkan dalam bertahan dan menyerang.
Pemain muda ini merupakan produk dari akademi Feyenoord yang telah meniti karier di Eredivisie, meski sempat tampil di tim senior Feyenoord.
Kleijn diperkirakan akan memperkuat Sparta Rotterdam pada musim 2024–2025 setelah menandatangani kontrak selama empat tahun.
Baca Juga: 3 Pemain Keturunan yang Bisa Jadi Trio di Lini Belakang Timnas Indonesia U-23
Kemampuannya yang serbaguna membuatnya bisa menjadi alternatif di posisi bek kiri apabila dibutuhkan, apalagi dengan pengalaman bertanding di liga Eropa.
Pemain keturunan Indonesia lainnya, Kaya Simons, menjadi pilihan menarik berikutnya.
Meski lebih memilih memperkuat Timnas Belanda di berbagai level usia, Kaya Simons memiliki potensi besar untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 jika kesempatan datang.
Pemain berusia 18 tahun ini membela SBV Vitesse di Belanda dan telah menandatangani kontrak profesional sejak 2021.
Kaya memiliki darah Indonesia dari kakeknya yang berasal dari Medan, Sumatera Utara, dan potensinya di posisi bek kiri cukup menjanjikan.
Walaupun saat ini lebih memilih Belanda, peluang untuk Kaya bermain bagi Indonesia masih terbuka lebar mengingat keinginannya untuk mendapatkan menit bermain.
Jika Kaya bergabung, lini pertahanan Timnas Indonesia U-23 akan semakin kuat dengan kehadiran pemain yang sudah berpengalaman di kompetisi Eropa.
Keempat pemain ini bisa menjadi kekuatan besar bagi Timnas Indonesia U-23 dalam menghadapi tantangan di tingkat Asia dan internasional.
Dengan kualitas dan pengalaman yang mereka miliki, sektor bek kiri Timnas Indonesia U-23 akan semakin solid.
Melihat perkembangan mereka, pelatih Timnas Indonesia U-23 tentu akan memantau dengan cermat potensi pemain-pemain ini untuk masa depan tim.
Dengan adanya pemain-pemain seperti Geypens, Kleijn, dan Simons, Timnas Indonesia U-23 memiliki banyak opsi berkualitas di lini pertahanan.
Mereka tidak hanya memberikan kompetisi yang sehat, tetapi juga memastikan kekuatan tim yang lebih baik di ajang-ajang internasional.
Jika kesempatan bergabung dengan Timnas Indonesia terbuka, ketiga pemain ini bisa menjadi bintang baru di sepak bola Indonesia.
Lini pertahanan Timnas Indonesia U-23 memiliki peluang besar untuk lebih kokoh dan lebih siap menghadapi tantangan berat di masa depan.
Keberadaan pemain keturunan ini menunjukkan betapa pentingnya memanfaatkan potensi global dalam pengembangan sepak bola Indonesia.
Persiapan Timnas Indonesia U-23
Piala AFF U-23 2025 akan tersaji pada 15-31 Juli di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta dan Patriot Candrabhaga (Bekasi). Berstatus sebagai tuan rumah tentu ada keuntungan tersendiri yang bakal dirasakan tim Merah Putih.
Gerald Vanenburg selaku pelatih kepala tentu tidak boleh sia-siakan kesempatan ini. Gelar juara setidaknya harus bisa dipersembahkan oleh juru taktik asal Belanda itu.
Timnas Indonesia pernah menjadi juara di Piala AFF U-23 2019. Kala itu, skuad Garuda Muda ditukangi oleh Indra Sjafri.
Perjalanan Timnas Indonesia U-23 untuk menjadi kampiun di Piala AFF U-23 2019 tidak berjalan mulus. Marinus Wanewar dan kawan-kawan lolos dari fase grup B dengan status runner-up usai meraih sekali kemenangan dan dua seri.
Di babak semifinal, Timnas Indonesia U-23 menang dengan skor tipis atas Vietnam, 1-0. Satu-satunya gol di laga itu dicetak oleh Luthfi Kamal.
Kemudian di laga final, Timnas Indonesia U-23 mengalahkan Thailand 2-1 lewat gol Osvaldo Haay dan Sani Rizki Fauzi. Ini merupakan gelar perdana Timnas U-23 di Piala AFF U-23.
Timnas Indonesia U-23 hampir juara lagi pada edisi Piala AFF U-23 2023. kali ini, Garuda Muda diasuh oleh juru taktik asal Korea Selatan Shin Tae-yong.
Kala itu Timnas Indonesia U-23 finish di posisi runner-up usai dikalahkan Vietnam di laga puncak melalui drama adu penalti. Meski begitu, STY kala itu kritik keras kejuaraan ini lantaran mengganggu waktu tampil pemain bersama klub.
Maklum Piala AFF adalah kejuaraan di luar kalender FIFA. Turnamen ini berlangsung bersamaan dengan kompetisi di Tanah Air yang tentu mengganggu waktu bermain pemain dengan klub.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
3 Pemain Keturunan yang Bisa Jadi Trio di Lini Belakang Timnas Indonesia U-23
-
3 Bek Keturunan yang Bisa Memperkuat Timnas Indonesia U-23, Ada Pemain Liga Inggris!
-
Gerald Vanenburg Lihat Nih! Deretan Pemain Muda Liga 1 Bisa Jadi Andalan Timnas Indonesia U-23
-
Tembus Semifinal, Ini Alasan Timnas U-23 Masuk ke Pot Kedua Kualifikasi
-
Kualifikasi AFC U-23, Skuat Garuda Sudah Pasti Tak Akan Berjumpa dengan Lima Negara ASEAN Ini
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Kebakaran Jenggot! Menhan Israel Belingsatan Gegara Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina
-
Daftar Pemain Prancis di Piala Dunia 2026: Mewah Bikin Lawan Gemetar Jaminan Juara?
-
Usia Hanya Angka! Roberto Martinez Yakin Cristiano Ronaldo Menggila di Piala Dunia 2026
-
Daftar Susunan Pemain Belgia di Piala Dunia 2026: Striker Mandul Napoli Tetap Dipanggil
-
Intip Markas Tim Favorit Piala Dunia 2026: Argentina dan Inggris Sekota, Spanyol Pasang Pagar Tinggi
-
Here We Go! Usai Final Piala FA, Chelsea Umumkan Xabi Alonso sebagai Pelatih Baru?
-
Prediksi Final Piala FA Chelsea vs Man City: Misi Berat The Blues, The Citizens di Atas Angin
-
Final Piala FA Chelsea vs Man City: Psy War Ala Guardiola Bikin McFarlane Ciut Nyali
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera