Mengapa Zijlstra Belum Diproses PSSI?
Berbeda dengan pemain keturunan lain seperti Rafael Struick atau Shayne Pattynama yang sudah berseragam Merah Putih, Mauro harus bersabar lebih lama.
PSSI mengaku berhati-hati agar proses naturalisasi berjalan sesuai regulasi pemerintah dan federasi sepak bola internasional.
Terlebih dalam waktu dekat, Timnas Indonesia akan menghadapi dua laga berat di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China dan Jepang pada Juni 2025.
Untuk menghadapi pertandingan penting tersebut, PSSI memastikan belum akan menambah pemain naturalisasi baru.
Arya menambahkan bahwa skuad yang ada saat ini sudah menunjukkan performa menjanjikan saat menghadapi tim kuat seperti Australia dan Bahrain, sehingga penambahan pemain belum menjadi prioritas mendesak.
Harapan Jangka Panjang untuk Skuad Garuda
Meskipun belum bisa segera bergabung, Mauro Zijlstra tetap masuk dalam proyeksi jangka panjang Timnas Indonesia.
Kebutuhan akan striker murni berkualitas internasional memang masih menjadi perhatian serius dalam pengembangan tim nasional.
Baca Juga: Hamburg SV Naik Kasta ke Bundesliga: Pernah Bantai Timnas Indonesia
Dengan kualitas yang dimilikinya serta pengalaman di kompetisi profesional Eropa, Mauro berpotensi menjadi tambahan kekuatan penting di lini depan Garuda dalam beberapa tahun mendatang.
PSSI dan publik sepak bola Indonesia tentu berharap proses administrasi Zijlstra bisa segera rampung, sehingga ia bisa segera menjalani debutnya di pentas internasional bersama skuad Merah Putih.
Kontrak profesional yang diraih Mauro Zijlstra di FC Volendam menjadi tonggak penting dalam kariernya. Namun, untuk melihatnya berseragam Timnas Indonesia, publik masih harus bersabar.
Proses naturalisasi yang belum rampung dan fokus PSSI pada stabilitas tim menjelang Kualifikasi Piala Dunia menjadi alasan utama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas