"Seelt ialah bek tengah dengan tinggi 192 cm dan merupakan prospek yang menjanjikan bagi Sunderland," ulas media China itu.
Jenson Seelt lahir di Ede, Belanda, pada 23 Mei 2003. Meski lahir dan besar di Negeri Kincir Angin, Seelt memiliki darah Indonesia dari sang kakek yang berasal dari Ambon, Maluku.
Bek bertinggi 1,92 meter itu disebut-sebut sebagai salah satu pemain belakang muda yang menjanjikan dan berpeluang besar untuk dinaturalisasi.
Seelt memulai karier sepak bolanya di akademi NEC Nijmegen. Pada 2017, ia pindah ke PSV Eindhoven dan menanjak kariernya di tim junior.
Seelt tampil di tim U-17 bersama D’Leanu Arts, pemain keturunan Indonesia lainnya. Ia lalu promosi ke tim U-18 dan akhirnya ke U-21 PSV.
Bersama tim U-21, Seelt mencatatkan 63 penampilan dengan kontribusi tujuh gol dan dua assist.
Penampilan solidnya sebagai bek tengah yang juga mampu membangun serangan dari belakang membuat Sunderland, klub Liga Inggris kasta kedua, tertarik merekrutnya.
Pada 1 Juli 2023, Sunderland resmi menggaet Seelt dengan nilai transfer yang kabarnya mencapai Rp34 miliar.
Kini, nilai pasar Seelt disebut berada di angka dua juta euro atau sekitar Rp38 miliar.
Baca Juga: Calvin Verdonk Potensi Geser Jay Idzes Jadi Kapten Timnas Indonesia, Ini Statistik Bantai Ajax
Sayangnya, musim ini performa Seelt menurun drastis karena mengalami cedera panjang.
Ia hanya tampil satu kali di EFL Championship bersama Sunderland, meski total sudah mencatat 18 pertandingan sejak bergabung.
Nama Seelt juga sempat masuk radar Timnas Belanda U-20. Pada Maret 2023, ia dipanggil bersama tiga pemain keturunan Indonesia lainnya yaitu Justin Hubner, Tristan Gooijer, dan Miliano Jonathans.
Mereka dijadwalkan tampil dalam laga uji coba kontra Prancis U-20, meski detail pertandingan tersebut belum terungkap hingga kini.
Meski belum pernah memperkuat Timnas Belanda di kelompok usia manapun, nama Jenson Seelt menjadi salah satu aset potensial bagi Indonesia, baik dari segi keturunan maupun kualitas permainan.
Kini, tinggal bagaimana PSSI bisa meyakinkan sang bek untuk membela Merah Putih.
Berita Terkait
-
Dicari PSSI, Patrick Kluivert Ketahuan Kibarkan Bendera Indonesia di Kandang Barcelona
-
2 Pemain Timnas Indonesia Selamat dari Degradasi Liga Belanda
-
Thom Haye Bongkar Fakta Mengejutkan! Lebih Suka Bali Dibanding Jakarta untuk TC Timnas Indonesia
-
Sederet Faktor Timnas Indonesia Terancam Tanpa 4 Pemain saat Hadapi China
-
3 Kerugian Shayne Pattynama Jika Gabung Buriram United, Karier Semakin Meredup?
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya