Suara.com - Jay Idzes sedang menghadapi perjuangan berat bersama Venezia untuk menghindari degradasi dari Serie A.
Saat ini, Venezia berada di peringkat ke-17 klasemen sementara Liga Italia dengan 29 poin.
Posisi mereka belum aman karena Lecce dan Empoli di bawahnya hanya tertinggal satu poin.
Dengan dua laga tersisa, Venezia harus meraih poin maksimal demi bertahan di kasta tertinggi.
Jay dan timnya akan menghadapi Cagliari pada 18 Mei dan Juventus pada 25 Mei mendatang.
Kondisi ini membuat Jay dipastikan bermain penuh di dua laga terakhir yang sangat menentukan.
"Jay adalah andalan kami di lini belakang, dan kami membutuhkan kontribusinya sampai akhir," ungkap Eusebio Di Francesco.
Pemain berusia 24 tahun itu telah tampil 34 kali musim ini dan selalu jadi pilihan utama pelatih.
Namun, perjuangan Jay bersama klub bisa berdampak buruk bagi Timnas Indonesia.
Baca Juga: Egy Maulana Vikri Menggila di Liga 1! Patrick Kluivert Tak Boleh Tutup Mata
Pasalnya, Jay baru akan menyelesaikan musimnya sehari sebelum pelatnas Garuda dimulai.
Timnas Indonesia akan mulai training camp di Bali pada 26 Mei sebagai persiapan Kualifikasi Piala Dunia.
Lawan yang akan dihadapi tidak mudah, yaitu China pada 5 Juni dan Jepang pada 10 Juni.
Kondisi fisik Jay menjadi kekhawatiran utama karena jadwal padat dan potensi kelelahan.
“Cedera atau kelelahan Jay bisa menjadi kerugian besar bagi Timnas Indonesia,” ujar seorang pengamat.
Timnas Indonesia juga telah dipastikan tanpa Maarten Paes dan Marselino Ferdinan pada laga melawan China.
Selain itu, Kevin Diks sempat mengalami cedera saat bermain untuk FC Copenhagen.
Dean James memang sudah pulih, tapi situasi lini belakang masih belum sepenuhnya aman.
Kehadiran Jay sangat krusial untuk menjaga stabilitas pertahanan skuad Garuda.
Patrick Kluivert tentu berharap Jay bisa tiba dalam kondisi fit saat bergabung bersama tim nasional.
Kini publik menanti apakah Jay bisa selamatkan Venezia tanpa mengorbankan peluang Garuda.
Venezia Jauhi Zona Merah, Jay Idzes Main Efisien
Jay Idzes tampil sebagai starter sekaligus kapten saat Venezia mengalahkan Fiorentina 2-1 di pekan ke-36 Serie A 2024/2025.
Laga ini berlangsung di Pier Luigi Penzo Stadium dan menjadi krusial bagi perjuangan Venezia keluar dari zona degradasi.
Meski hanya menguasai 34 persen bola, Venezia sukses meredam dominasi Fiorentina yang menguasai 66 persen penguasaan.
Fiorentina terus menekan, tapi pertahanan solid Idzes dkk sukses mematahkan banyak peluang lawan sepanjang pertandingan.
Gol kemenangan Venezia dicetak Fali Cande pada menit ke-60 dan Gaetano Oristanio di menit ke-68.
Sementara Fiorentina hanya mampu memperkecil skor lewat gol Rolando Mandragora pada menit ke-77.
Kemenangan ini membuat Venezia naik ke posisi 17 klasemen sementara dengan 29 poin dan keluar dari zona merah.
Idzes kembali dipercaya sebagai kapten dan berkontribusi besar meski bukan pemain terbaik di laga tersebut.
Laman Fotmob memberikan Jay Idzes rating 6.8, lebih tinggi dari koleganya Schingtienne yang mendapat 6.7.
Namun ia masih kalah dari Fali Cande yang mencetak gol dan meraih rating tertinggi dengan 7.9.
Selama laga, Idzes melepas 39 operan dengan 33 di antaranya sukses mencapai rekan setim.
Ia juga menciptakan satu peluang dan mencatatkan lima umpan panjang akurat dari sebelas percobaan.
Dua sapuan dan lima kali ball recoveries memperlihatkan kontribusinya di lini belakang.
Jay juga melakukan empat duel perebutan bola, namun hanya satu yang berhasil ia menangkan.
Meskipun demikian, peran Idzes dalam menjaga struktur pertahanan tetap penting bagi Venezia.
Media menyebut kemenangan ini menjadi titik balik yang vital bagi Venezia dalam misi bertahan di Serie A.
"Idzes memang tak menonjol secara statistik, tapi kepemimpinannya di lapangan sangat terasa," tulis Fotmob.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Egy Maulana Vikri Menggila di Liga 1! Patrick Kluivert Tak Boleh Tutup Mata
-
Resmi Dirilis! Harga Tiket Timnas Indonesia vs China di SUGBK Bikin Kaget
-
Keseriusan Branko Ivankovic! Skuat China Diperkuat Pemain Berpengalaman
-
Pelatih Oxford United Jelaskan Masa Depan Marselino Ferdinan
-
Naturalisasi Mauro Ziljstra Terancam Batal, Pihak PSSI Ungkap Hal Ini!
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Hadapi Ratchaburi FC di GBLA, Frans Putros Ingin Buat Kejutan
-
Pep Guardiola: Dia Bukan John Stones yang Kita Kenal
-
Andik Vermansah Sarankan Satu Nama untuk John Herdman
-
Pemain Keturunan Solo-Bandung Ini Diprediksi Bakal Jadi Bintang Baru di MLS, Penerus Maarten Paes
-
Skandal Pemain Naturalisasi Ilegal Malaysia Terbongkar, PSSI Dituduh Dalang Pelaporan ke FIFA
-
Beckham Putra Pulih, Siap Bikin Ratchaburi FC Merana di Duel Hidup Mati GBLA Nanti!
-
Dean James dan Calvin Verdonk Kini Satu Atap, Apanya Tuh?
-
Borussia Monchengladbach Krisis: Minus Kevin Diks, Pemain Lain Dianggap Jadi Beban
-
3 Alasan Pelatih Ajax Belum Mau Mainkan Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes
-
Persija Menang di Bali, Ricky Nelson Sebut Strategi Macan Kemayoran Berjalan Sangat Sesuai Rencana