"Kami memiliki 20 umpan tidak biasa dari grup yang Anda tahu, kami mungkin tidak melakukannya di awal," ia menambahkan.
Timnas Indonesia dan Australia kini tengah menjalani perjuangan penting demi mengamankan tiket menuju Piala Dunia 2026.
Meski sama-sama bersaing di Grup C, posisi keduanya cukup berbeda.
Australia memiliki peluang besar untuk lolos langsung ke putaran final, sedangkan Indonesia harus melewati jalur yang lebih terjal melalui babak keempat kualifikasi.
Hingga pekan ketujuh, Australia berada di urutan kedua klasemen sementara dengan koleksi 10 poin, hanya tertinggal dari Jepang yang telah memastikan diri lolos dengan 19 poin.
Arab Saudi membuntuti di peringkat ketiga dengan 9 poin, sedangkan Indonesia dan Bahrain sama-sama mengantongi 6 poin.
China juga memiliki angka serupa, menjadikan perebutan posisi ketiga—yang menjadi jalur aman ke babak berikutnya—semakin ketat.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi China lebih dahulu pada 5 Juni mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Lima hari berselang, skuad Garuda akan bertandang ke Jepang dalam laga terakhir fase grup.
Baca Juga: Thom Haye, Almere City dan Laga Penentu Hidup-Mati Melawan Fortuna Sittard
Kedua pertandingan ini menjadi ujian penentuan, di mana hasil positif sangat dibutuhkan untuk menjaga asa melaju ke fase selanjutnya.
Di sisi lain, Australia akan menghadapi Arab Saudi pada 5 Juni dan Bahrain pada 10 Juni.
Dua kemenangan akan mengamankan tempat mereka di Piala Dunia 2026 tanpa perlu melalui babak tambahan.
Namun, jika hasil yang didapat kurang maksimal, peluang tim-tim di bawahnya termasuk Indonesia bisa kembali terbuka.
Dengan situasi klasemen yang begitu rapat, terutama di papan tengah, setiap laga akan memiliki dampak besar terhadap kelanjutan perjuangan di kualifikasi.
Timnas Indonesia dituntut tampil optimal di dua laga terakhir agar bisa mengunci tempat di babak keempat dan terus melangkah mendekati impian tampil di pentas sepak bola terbesar dunia.
Berita Terkait
-
Thom Haye, Almere City dan Laga Penentu Hidup-Mati Melawan Fortuna Sittard
-
Menpora Ajak Suporter Lebih Santun usai Mendapat Sanksi dari FIFA
-
Menguji Kejeniusan Kluivert: Pos Kiper Timnas Indonesia Rapuh Jelang Lawan China
-
Adrian Wibowo Bangga Punya Darah Keturunan Indonesia, Merapat ke Skuad Garuda?
-
Jay Idzes Dilema! Selamatkan Venezia atau Fokus Bela Timnas Indonesia?
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil