Suara.com - Pelatih tim nasional Australia Tony Popovic mengungkap bahwa dua gol favorit dicetak olehnya timnya terjadi saat melawan Timnas Indonesia yang dikawal kiper Maarten Paes.
Itu terjadi ketika Timnas Indonesia dihabisi Australia, 1-5 dalam laga lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di Sydney Stadium pada 20 Maret lalu.
Lima gol Socceroos dicetak oleh Martin Boyle (18'), Nishan Velupillay (20'), Jackson Irvine (34', 90'), Lewis Miller (61').
Gol tunggal timnas Indonesia dilesatkan oleh Ole Romeny pada menit ke-78.
Nah, dua dari lima gol The Socceroos ke gawang Maarten Paes disebut menjadi favoritnya.
Pertama ialah gol Nishan Velupillay pada menit ke-20 di mana sang pemain melakukan penyelesaian akhir yang luar biasa.
"Saya pikir gol melawan Indonesia, di mana Anda tahu di mana kami berada di bawah tekanan yang dalam," ujar Popovic dikutip dari Instagram Socceroos.
"Mereka mencoba bermain satu lawan satu melawan kami, berhenti bermain keluar dan tiga pemain depan bekerja sama seperti yang mereka lakukan dan Nish mendapatkan umpan terobosan.
"Jenis gol seperti itu mungkin tidak dapat kami cetak melawan China di pertandingan pertama, tetapi begitu Anda berlatih bersama, Anda tahu, kami menunjukkan bahwa itu tampak lebih alami, pergerakan itu, umpan terobosan.
Baca Juga: Thom Haye, Almere City dan Laga Penentu Hidup-Mati Melawan Fortuna Sittard
"Anda tahu, penyelesaiannya bergantung pada ketenangan dan kualitasnya. Jenis gol tim seperti itu selalu memberi semangat," ia menambahkan.
Lalu, gol kedua yang disebut oleh sang pelatih adalah saat Jackson Irvine bobol gawang Maarten Paes pada menit ke-34.
Gol tersebut didapatkan dengan proses tidak mudah karena terlebih dahulu ada kemelut di mulut gawang.
Irvine yang sukses menerima bola di luar kotak 16 kemudian diberikan ke rekannya di luar area penalti.
sang pemain kemudian mengumpan bola lagi ke Irvine untuk dilesatkan mengarah ke gawang.
Bola tersebut sempat ditepis oleh Maarten Paes, tetapi kembali jatuh di kaki Irvine hingga akhirnya segera dimasukan ke gawang.
Berita Terkait
-
Thom Haye, Almere City dan Laga Penentu Hidup-Mati Melawan Fortuna Sittard
-
Menpora Ajak Suporter Lebih Santun usai Mendapat Sanksi dari FIFA
-
Menguji Kejeniusan Kluivert: Pos Kiper Timnas Indonesia Rapuh Jelang Lawan China
-
Adrian Wibowo Bangga Punya Darah Keturunan Indonesia, Merapat ke Skuad Garuda?
-
Jay Idzes Dilema! Selamatkan Venezia atau Fokus Bela Timnas Indonesia?
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Head to Head Semen Padang vs Persebaya Surabaya: Laga Pamit Kabau Sirah
-
Hansi Flick Kecewa Gagal Bawa Barcelona Raih 100 Poin
-
PSIM Yogyakarta Targetkan Lisensi AFC demi Buka Jalan Tampil di Kompetisi Asia
-
Persib Bandung Kembali Kantongi Lisensi AFC 2025/2026, 9 Tahun Berturut-turut
-
Prediksi Starting XI Brasil di Piala Dunia 2026: Tanpa Nomor 9 Murni, Andalkan Taktik Agresif!
-
Sebastian Soria Berpeluang Jadi Pemain Tertua Sepanjang Sejarah Piala Dunia di Skuad Qatar
-
John Herdman Dekati Mitchell Baker dan Luke Vickery Jelang Piala Asia 2027
-
Prediksi Starting XI Belgia di Piala Dunia 2026: Lukaku dan De Bruyne Masih Jadi Tumpuan
-
Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina Saat Parade Juara Barcelona, Israel Murka
-
Terpuruk Hingga Bangkit, Cerita Timnas Bosnia dan Herzegovina Comeback ke Piala Dunia 2026