Suara.com - Timnas Indonesia dalam bahaya. Bagaimana tidak jelang laga krusial melawan China dan Jepang dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, dua tokoh penting mereka seolah masih sibuk sendiri.
Hingga saat ini, Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala belum tampak batang hidungnya di Indonesia. Pun dengan para asistennya.
Tak hanya Kluivert dan para asistennya, penasihat teknis Timnas Indonesia, Jordi Cruyff pun masih sibuk dengan urusan pribadinya.
Kondisi berbeda justru kita lihat dari China. Lawan Timnas Indonesia pada 5 Juni 2025 itu sudah memanggil 28 pemain untuk menjalani pemusatan latihan.
China selangkah lebih maju dibanding Indonesia. Sadar laga di Jakarta sangat penting, pelatih Branko Ivankovic tak mau menyia-nyiakan waktu yang ada.
Timnas Indonesia sampai saat ini belum menggelar pemusatan latihan alias TC. Kluivert ataupun Cruyff belum datang ke Indonesia.
Padahal sejumlah pemain adboard diketahui telah berada di Bali, tempat yang akan dijadikan pemusatan latihan Timnas Indonesia.
Jika Kluivert diketahui sempat berada di Spanyol untuk menonton laga El Clasico, Barcelona vs Real Madrid, bagaimana dengan Jordi Cruyff?
Jordi Cryuff diangkat oleh PSSI menjadi penasihat teknis Timnas Indonesia pada 25 Februari 2025. Seharusnya ia sudah mulai bekerja bersama dengan Kluivert.
Baca Juga: Media China Girang usai Timnas Indonesia Kena Sanksi, Optimis Curi Poin?
Cruyff diketahui masih sibuk menjadi seorang komentator. Dilansir dari X Catalunya, Kamis (15/5), Cruyff hadir sebagai bintang tamu di program 'La Casa del Fútbol' di Movistar Plus+
Cruyff dalam program itu sempat memberikan ulasan mengenai perjalanan Barcelona di musim ini.
Penasihat teknis Timnas Indonesia itu mengatakan bahwa mendiang ayahnya akan bangga dengan kondisi Barcelona saat ini.
Cruyff mengatakan meski Blaugrana kalah dramatis oleh Inter Milan di semifinal Liga Champions, namun anak asuhan Hansi Flick itu tunjukkan perfomance luar biasa.
"Ayah saya akan bangga," ucap Cruyff.
Disebutkan Cruyff dalam program itu bahwa Barcelona musim ini tunjukkan filosofi bermain sepak bola yang mirip dengan sang ayah, Johan Cruyff.
Berita Terkait
-
Media China Girang usai Timnas Indonesia Kena Sanksi, Optimis Curi Poin?
-
Dua Gol Indah Australia ke Gawang Maarten Paes Tak Bisa Dilupakan Tony Popovic
-
3 Klub Belanda yang Berpotensi Jadi Pelabuhan Baru Marselino Ferdinan
-
Patrick Kluivert Malah Kibarkan Bendera Indonesia saat Dicari-cari PSSI
-
3 Pemain Abroad Timnas Indonesia Dirumorkan Merumput di BRI Liga 1 Musim Depan
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
Terkini
-
UPH Festival 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Cara Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan
-
KPK Dalami Pemberian dan Pengembalian Uang Pemkab Kuansing untuk Kemenhut
-
Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
Kenapa Pakai Cushion Malah Beruntusan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
-
Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai
-
Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7