Suara.com - Stefano Lilipaly comeback bela Timnas Indonesia. Pemain Borneo FC itu resmi dipanggil Patrick Kluivert untuk pemusatan latihan (TC) di Bali.
Timnas Indonesia direncanakan menjalani TC di Pulau Dewata pada 26 Mei 2025 jelang laga krusial melawan China dan Jepang.
Timnas Indonesia akan jalani pertandingan lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2025 melawan China pada 5 Juni 2025.
Lima hari kemudian, skuat Garuda akan terbang ke Jepang. Di dua partai krusial ini, Jay Idzes dkk wajib meraih hasil maksimal demi jaga asa ke Piala Dunia 2026.
Pemanggilan pemain yang akrap disapa Fano itu disambut antusias oleh publik sepak bola Indonesia.
Stefano Lilipaly meski sudah berusia 35 tahun punya sisi lain yang bisa memperkuat Timnas Indonesia vs China dan Jepang.
Stefano Lilipaly resmi dinaturalisasi jadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 2011.
Eks pemain FC Utrecht itu kemudian jalani debut pada Agustus 2013 saat Timnas Indonesia menang 2-0 atas Filipina.
Sebelumnya, Lilipaly kembali dipanggil oleh pelatih Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam beberapa pertandingan.
Baca Juga: Senyum Guru Patrick Kluivert Lihat Daftar Pemain Timnas Indonesia vs China dan Jepang
Pemanggilan Stefano Lilipaly oleh Kluivert terbilang cukup masuk akal jika melihat perfomancennya bersama Borneo FC di BRI Liga 1 2024/2025.
Di musim ini, pemain kelahiran Arnhem itu sudah mengantongi 23 pertandingan dan mencetak 5 gol serta 4 assist.
Bisa dimainkan sebagai winger kiri, kanan serta gelandang serang membuat Kluivert memiliki opsi bagus di lini depan.
Berikut 10 keunggulan Stefano Lilipaly
Kecepatan dan dribbling
Meski sudah berusia 35 tahun, Fano memiliki keunggulan soal kecepatan dan dribbling. Ia dikenal sebagai pemain gesit yang beroperasi di sisi sayap.
Akurasi umpan
Fano juga memiliki kemampuan lebih dalam urusan memberikan umpan. Empat assist yang ia cetak bersama Borneo FC di musim ini jadi bukti nyata.
Visi permainan
Stefano Lilipaly merupakan tipikal pemain yang memiliki visi permainan bagus. Ia pandai untuk membaca arah permainan lawan.
Keunggulan ini membuatnya melihat peluang dan menciptakan kesempatan bagi Timnas Indonesia.
Jam terbang
Fano bukan pemain baru. Ia memiliki jam terbang dan pengalaman sangat bagus di Liga 1. Belum lagi pengalamannya saat masih bermain di Belanda.
Keunggulan ini jelas membuat jajaran kepelatihan Timnas Indonesia yang berasal dari Belanda percaya dengan Fano.
Pemain serbaguna
Fano bisa bermain di berbagai posisi di lapangan, termasuk sebagai sayap kanan, sayap kiri, dan gelandang serang. Ini membuatnya menjadi pemain yang serbaguna dan dapat beradaptasi dengan berbagai strategi permainan.
Konsistensi permainan
Stefano Lilipaly bisa dibilang pemain Timnas Indonesia era dahulu yang cukup konsistensi menjaga kualitas permainannya.
Dari Persija, Bali United hingga Borneo FC merasakan bagaimana eks pemain Almere City menjaga konsistensi permainan.
Selain 6 keunggulan di atas, Fano juga memiliki 4 faktor X yang sangat dibutuhkan Timnas Indonesia:
- Pemain Produktif: Stefano Lilipaly total telah mencetak 52 gol dan 51 assist di Liga 1.
Sedangkan bersama Timnas Indonesia, ia mencetak 3 gol dari 30 pertandingan.
- Punya kekuatan beri kontribusi: Fano sering memberikan kontribusi signifikan bagi tim, baik melalui gol maupun assist, dan seringkali berperan dalam menentukan hasil pertandingan.
- Kreativitas Tinggi dalam Menciptakan Peluang
- Kemampuan Menyelesaikan Peluang dengan Baik
- Sosok Pemimpin di Lapangan
Berikut daftar lengkap 32 pemain Timnas Indonesia yang dipanggil untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 bulan Juni:
Penjaga Gawang:
Maarten Paes, Emil Audero, Ernando Ari, Nadeo Argawinata, Reza Arya
Bek Tengah:
Jay Idzes, Rizky Ridho, Justin Hubner, Jordi Amat, Mees Hilgers
Gelandang Tengah:
Thom Haye, Ricky Kambuaya, Marselino Ferdinan, Ivar Jenner, Joey Pelupessy, Nathan Tjoe-A-On
Bek Sayap Kanan dan Winger:
Yakob Sayuri, Kevin Diks, Sandy Walsh, Eliano Reijnders, Asnawi Mangkualam
Bek Sayap Kiri dan Winger:
Yance Sayuri, Calvin Verdonk, Dean James, Shayne Pattynama, Pratama Arhan
Penyerang:
Ole Romeny, Egy Maulana Vikri, Rafael Struick, Stefano Lilipaly, Ramadhan Sananta, Septian Bagaskara
Berita Terkait
-
Senyum Guru Patrick Kluivert Lihat Daftar Pemain Timnas Indonesia vs China dan Jepang
-
Blak-blakan! Dimas Drajad Akui Ingin Comeback ke Timnas Indonesia
-
Erick Thohir Semringah Lihat Daftar Pemain Timnas Indonesia Lawan China dan Jepang
-
Duh Duh, Patrick Kluivert Lebih Pilih Pemain Miskin Bermain di Klub untuk Lawan China dan Jepang
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Persija Jakarta Hadirkan Terobosan Baru, Jembatani Sepak Bola dan Literasi Investasi
-
Latihan Digeruduk The Jakmania Jelang Hadapi Persib, Persija Sambut Positif
-
Kapan Pertandingan Perdana John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia?
-
Lamine Yamal Lampaui Haaland dan Mbappe Jadi Pemain Termahal Sejagat
-
Filosofi Permainan Cepat John Herdman Bisa Mengubah Gaya Timnas Indonesia Jadi Lebih Agresif
-
Borneo FC Tumbang dari Persita, Duel Klasik Persib vs Persija Penentu Juara Paruh Musim
-
Manchester City Resmi Rekrut Antoine Semenyo Senilai Rp1,3 Triliun
-
Hasil Persita vs Borneo FC 2-0: Pendekar Cisadane Tak Tertahankan Masuk Persaingan Papan Atas
-
Rekor Unbeaten Akhirnya Runtuh! Sunderland Babak-belur di Markas Brentford