Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mendapat sorotan tajam dari publik Tanah Air, usai memanggil para pemain yang minim menit bermain di klub untuk melawan China dan Jepang.
Sorotan ini diberikan setelah pelatih asal Belanda tersebut merilis nama-nama pemain yang akan dibawanya untuk melakoni pemusatan latihan di Bali.
Tercatat ada 32 pemain yang dipanggil Patrick Kluivert ke Timnas Indonesia untuk menjalani pemusatan latihan pada akhir Mei ini jelang melawan China dan Jepang.
Dari 32 nama pemain itu, ada nama-nama anyar yang dipanggil Patrick Kluivert, seperti Stefano Lilipaly untuk pos penyerang dan Reza Arya Pratama untuk pos penjaga gawang.
Sementara itu, nama-nama lainnya merupakan pemain-pemain yang sudah jadi langganan Timnas Indonesia, baik di era Patrick Kluivert maupun Shin Tae-yong.
Meski memanggil nama-nama lama yang sudah malang melintang di Timnas Indonesia, tetap saja pelatih berusia 48 tahun itu mendapat sorotan.
Sorotan diberikan kepadanya karena tetap memanggil pemain-pemain yang minim menit bermain bersama klubnya di musim 2024/2025 ini.
Salah satu pemain yang minim menit bermain di klub dan tetap dipanggil Patrick Kluivert adalah Rafael Struick dari Brisbane Roar.
Sepanjang tahun 2025 ini, penyerang berusia 22 tahun itu tercatat baru tampil 40 menit saja bagi Brisbane Roar dari total 18 pertandingan di A-League.
Baca Juga: Asnawi Comeback ke Timnas, Undur Diri dari Tim ASEAN All Stars Bakal Jadi Kenyataan?
Parahnya lagi, Rafael Struick bahkan tak masuk ke dalam skuad Brisbane Roar di tujuh pertandingan terakhir A-League 2024/2025.
Secara keseluruhan, Rafael Struick bahkan baru tampil sebanyak 239 menit dari 10 pertandingan yang dimainkannya bersama Brisbane Roar musim ini.
Selain Rafael Struick, Patrick Kluivert juga tetap memanggil Nathan Tjoe-A-On yang tak pernah masuk ke skuad dan bermain untuk tim utama Swansea City.
Bahkan di usianya yang sudah 23 tahun, Nathan justru lebih banyak bermain bersama Swansea City U-21 yang berkiprah di Professional Development League.
Liga yang dimainkan Nathan tersebut jauh dari kata kompetitif, mengingat kompetisi itu diperuntukkan untuk pemain-pemain akademi.
Tak ayal, pemanggilan Rafael Struick dan Nathan ini membuat publik mempertanyakan pernyataan Patrick Kluivert saat pertama kali ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?