Sayangnya penampilan Sparta Rotterdam tidak terlalu impresif di paruh pertama hingga Pastoor pergi pada Desember 2017.
Kendati waktu kebersamaan Pastoor dengan Dumfries tidak terlalu lama, dampak dari kepercayaan yang diberikannya memberi jalan bagi pemain 29 tahun itu.
Dumfries juga pada akhirnya meninggalkan Sparta Rotterdam dan bergabung ke SC Heerenveen pada musim 2017/18.
Setelah dari Heerenveen, ia pindah ke PSV Eindhoven pada musim 2018/19 dan bermain tiga musim di sana.
Karirnya semakin melejit hingga Inter Milan memboyongnya dengan mahar 12,5 juta euro pada Agustus 2021.
Bek kanan Timnas Belanda itu langsung jadi andalan di klub Ibu Kota Italia tersebut.
Berbagai gelar berhasil dipersembahkan Dumfries buat Inter di antaranya Serie A 2023/24, Coppa Italia 2021/22, 2022/23, dan tiga trofi Supercoppa Italiana.
Profil Alex Pastoor
Alex Pastoor, pelatih kawakan asal Belanda, kini menjadi sorotan usai ditunjuk sebagai salah satu asisten pelatih Timnas Indonesia.
Baca Juga: Stefano Lilipally Comeback ke Timnas dan Peluang Main di Usianya yang Senja
Lahir di Amsterdam pada 26 Oktober 1966, Pastoor memiliki rekam jejak panjang di dunia kepelatihan, yang dimulai lebih dari dua dekade lalu.
Karier kepelatihannya dimulai pada tahun 2001 saat menangani tim U-19 AZ Alkmaar. Pengalaman awal ini menjadi pijakan penting dalam membentuk gaya kepelatihannya yang dikenal disiplin dan visioner.
Ia kemudian melatih tim senior AFC’34 hingga 2005, menunjukkan kemampuannya dalam menangani tim-tim dengan karakter berbeda.
Namanya mulai dikenal luas ketika dipercaya menukangi Excelsior pada tahun 2009. Di bawah arahannya, Excelsior berhasil meraih promosi ke Eredivisie pada musim 2010/2011—sebuah pencapaian besar yang menegaskan kapasitasnya dalam mengangkat performa tim.
Kesuksesan serupa kembali diraih saat ia menangani Sparta Rotterdam pada musim 2015/2016. Lagi-lagi, Pastoor mampu membawa tim tersebut naik ke kasta tertinggi sepak bola Belanda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Bangga Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia, Frans Putros Langsung Fokus Hadapi Bali United
-
Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
-
Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam